Story cover for ALESYA by jehananonano_
ALESYA
  • WpView
    Reads 24,322
  • WpVote
    Votes 879
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 24,322
  • WpVote
    Votes 879
  • WpPart
    Parts 24
Ongoing, First published Mar 17, 2019
"Ca!!!!!" Lelaki didepannya sudah frustasi dengan sikap keras kepala gadis yang kini menatap malas lawan bicaranya

"Apaan?" sahut Assya ogah ogahan

"Kita ini apa?" 

"Manusia" 

Ale menghela nafas, berharap otot dan sarafnya tidak tegang karena menghadapi sifat assya yang memang ketara cuek dan dingin. 

"Ya tuhan, gue jadiin lo es serut juga entar" Ucap ale gemas
All Rights Reserved
Sign up to add ALESYA to your library and receive updates
or
#10friendshit
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
My Sweet Enemy  cover
Prilly, I love you! | END cover
Arsyilazka cover
FARZAA cover
Aku Adalah Lukamu cover
Essentialy Love (SELESAI) cover
War Of Hormones cover
LOVE STORY QIANARRA cover
RASSYA [ON GOING] cover
ALEXON [END] cover

My Sweet Enemy

6 parts Ongoing

"Kita putus!" Dua kalimat terlontar dari mulut seorang lelaki yang baru berusia 13 tahun. Matanya menatap wanita yang ada di depan dirinya dengan kekesalan. "Kenapa?" Berbeda dengan sang lelaki, raut wajah gadis itu terlampau tenang. Lelaki itu membulatkan kedua matanya. Tak habis pikir dengan gadis di depan nya. "Kenapa?!. Kamu masih mau bilang kenapa?, gak ingat kamu pergi tanpa kabar sama sekali, kamu hilang dua minggu dari asrama dan kamu gak pernah kasih aku kabar tentang keadaan kamu!" Emosi lelaki itu semakin meningkat. "Kamu gantung aku tahu gak!" Melihat sang gadis hanya terdiam, lelaki itu pun berbicara kembali. "Asal kamu tahu ya, aku udah pacaran sama rhea. Dia sangat baik, dia bahkan lebih cantik dari kamu, dia bisa ngertiin aku, gak kayak kamu yang- Sebelum lelaki itu menyelesaikan ucapan nya, sang gadis sudah lebih dahulu berlari meninggalkan dirinya. "Dasar cewek dingin gak punya hati!!" Teriak sang lelaki karena masih menyimpan banyak kekesalan. Sang wanita terus berjalan dengan cepat, namun telinganya masih bisa mendengar jelas perkataan terakhir dari sang lelaki. "Dasar cowok sok kegantengan!" Gerutunya dengan menahan amarah.