HELPLESS

HELPLESS

  • WpView
    Membaca 318
  • WpVote
    Vote 59
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 29, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Saat bintang tim basket sekaligus cowok paling popular di sekolahmu meminta bantuan, tentu saja kau harus menerimanya, bukan? Al menatap cowok yang sudah terlihat seperti raksasa di depannya--atau Al yang jadi terlihat seperti kurcaci? Kebingungan kenapa orang ini justru meminta bantuannya meski sudah jelas ada orang lain yang lebih mampu untuk membantunya. "Gue butuh bantuan lo." Al memutar bola matanya. Natt pasti tidak pernah mendengar kata 'tidak' dari seseorang sebelumnya, apalagi seorang perempuan. Dan sudah jelas kalau Natt juga tidak akan menerima kata 'tidak' sebagai jawaban. Al menghela napas. Berusaha memfokuskan pandangannya ke area di antara alis Natt alih-alih menatap langsung matanya. Takut akan terhipnotis dan terpaksa untuk meng-iya-kan permintaanyannya. Tapi Al tidak punya pilihan lain. "Mmm... O-ke?" Jawab Al ragu. "Nice!" Teriak Natt. "Thanks, Alisia!" Al mengerutkan keningnya . Mulutnya otomatis terbuka karena tak percaya. Natt bahkan nggak mengingat nama Al dengan benar. #746 in indonesiamembaca #881 in teenlit #63 in Heartbreak #424 sekolah All Right Reserved © Seasaltee
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#574
indonesiamembaca
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • No Status Status [COMPLETED]
  • GRAZIE {Update}
  • BAD LIAR (Completed)
  • ALSAPANTHUS
  • Stolen Before Fallen
  • My Three Brothers [Terbit]
  • DRABIA [END]
  • RAJAWALI
  • INI CINTA BUKAN BENCI

"Deket doang tapi gak jadian!" Kalimat seperti itu sering terlontar dari teman-teman Nata dan Ala yang bingung dengan hubungan mereka berdua. Sudah sekitar dua tahun mereka menjalani hubungan yang tidak jelas atau bahasa bekennya HTS (hubungan tanpa status). Bukan Nata tak punya nyali untuk menyatakan perasaannya, tapi Ala yang merasa tidak yakin apakah perasaan Nata memang sepenuhnya untuknya atau terbagi dengan sahabat masa kecil Nata? Nata dan Tian, sahabat masa kecilnya yang tidak dapat terpisahkan dan juga pemikiran Ayu, sahabat Ala yang memandang mereka berdua dengan cara yang berbeda semakin menambah banyak kejutan di per-HTS-an mereka. Hal-hal seperti itulah yang membuat Nata dan Ala terus terjebak dalam hubungan tanpa status meski keduanya memiliki rasa yang sama. Tetapi, mereka berdua sepakat kalau hubungan seperti apapun tak masalah, selagi mereka tetap dekat satu sama lain. Notes : cerita ini hanya fiktif belaka dan visual karakter yabg digunakan hanya untuk kebutuhan cerita dan tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian di dunia nyata mereka. Harap menyikapinya dengan bijak.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan