Alam Raya Memberiku Keanehan

Alam Raya Memberiku Keanehan

  • WpView
    reads 193
  • WpVote
    Stemmen 22
  • WpPart
    Delen 8
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zon, jan. 19, 2020
Suatu ketika setelah pulang dari tempat aku bekerja, tiba-tiba turun hujan deras yang tak terduga. Waktu sudah larut malam, menunjukkan pukul 11.00 PM. Aku memutuskan untuk segera pulang, jarak dari kantor ke rumahku sekitar 10 kilometer jauhnya. Aku memaksakan menggunakan motor tua dan lambanku untuk menuju rumah, jalanan yang terlihat begitu gelap ditambah hujan yang amat deras sekali. Tak terlihat apapun yang ada di jalan raya itu. Dengan hanya mengandalkan jarak pandang 5 meter, tiba-tiba didepanku ada sesuatu yang besar, entahlah apa yang harus aku lakukan sekarang. Aku dapat merasakan hal aneh setelah kejadian itu, yaitu sekarang aku dapat keluar dari tubuhku sendiri.
Alle rechten voorbehouden
#16
astralprojection
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Journey at Fantasy World
  • The Hunter's Moon (Moon Series #1)
  •  Empathy (On-Going)
  • BUNGA KEMBALI
  • Nouveautés [𝐓𝐑𝐀𝐍𝐒𝐌𝐈𝐆𝐑𝐀𝐒𝐈 𝐄𝐍𝐃]
  • Help Ghost
  • Annalise and The Underworld [Ending]
  • Ctrl+P My Heart
  • Lain Dunia (Tamat)

Aku ingat sekali hari itu adalah hari sabtu malam, cuaca di luar saat itu sangat extrem, hujan lebat yang di sertai dengan angin kencang serta petir yang menggelegar menemani malamku yang lagi terjaga menjaga platform trading, tiba tiba aku merasa ngantuk dan tidak sadarkan diri, aku terbangun di temapat yang asing, ranjang tempatku tidur adalah ranjang bambu yang hanya beralaskan kulit binatang yang berbulu tebal, entah binatang apa itu aku juga tidak tahu, sekeliling ruangan hanya ada meja dan kursi yang juga terbuat dari bambu, dengan perasaan takut aku berjalan menuju pintu bambu yang di anyam dengan rapi, ketika aku membuka pintu aku melihat pemandangan yang luar biasa, halaman yang bersih walaupun sedikit becek karena hujan, beberapa ratus meter di depan terlihat sebuah jurang yang dasarnya tak terlihat karena di tutup oleh kabut, di kejauhan terlihat pulau yang terapung tanpa alat terbang apapun, begitu juga diatasku juga ada pulau terapung.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen