We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cinta Dalam Doa

Cinta Dalam Doa

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
MENCINTAIMU dalam diam kujadikan pilihan, sebab membujuk Tuhan lewat doa menjadi pilihan bijaksana dalam meluhurkan kesungguhan rasa. Kita sama-sama menaruh harapan bisa berkarib ajar rumah tangga, namun kesanggupan bertanggungjawab moral, mental, finansial dan spiritual belum menyempurna di dada. Dari itu, mari sederhanakan hasrat bersetia dalam kepasrahan jiwa. Akan tiba suatu masa, dua hati menaut dalam ikhtiar menyempurnakan separuh agama. Sesungguhnya kesediaan berkasih sayang telah membuncah di segenap raga. Hingga engkau mesti mempercaya, aku tak akan melukis kecintaanku serupa pelangi, sebab dalamnya rasa cintaku padamu melebihi tujuh warna keajaiban yang tercipta atas kehendak-Nya. Percayalah, jauh di dasar nurani segala tungguku terpaku pada untai namamu sebagai risalah doa. Menyertakanmu dalam pinta selepas sujud di sepertiga malam ialah jalan kepulangan rindu yang masih bersemoga nyata. Bagiku, membangun mahigai rumah tangga bersamamu menjadi sebaik-baiknya cerita. Episode terpanjang yang mengisahkan bahagia, perihal penantian yang menulus segala. Sakinah, mawaddah, wa rahmah itulah akhir dari kisah kasih di antara kita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • You are in my past and my future [END]
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Tertulis Dalam Doa
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Garis Singgung
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines