Ruang dan Waktu

Ruang dan Waktu

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 8, 2020
selayaknya Waktu yang perlahan menciptakan Ruang. dan selayaknya Ruang yang memberikan Waktu. Kau tau? Saat kau mengharapkan lebih atas usahamu apa yang kau dapatkan selain kecewa? Kecewa atas keadaan yang tak sesuai dengan harapan. Aku membutuhkanmu selayaknya kau tidak membutuhkanku Entahlah,. Bukannya hidup hanya seputar tentang Ruang, yang akan kau tempati. Dan seputar Waktu, yang akan kau habiskan untuk. Menunggu Dirinya.
All Rights Reserved
#550
asik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • Salah Target [Unpublish]
  • Untuk Ayah
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • LARASYABELLA
  • Time Loop
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines