MAhaJaNi
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"gue gak cinta sama dia, bermimpi pun otak gua gak sanggup menerimanya. lo gak usah ngejelasin yang namanya cinta ke gue, jangan sok tahu" " tapi ran emang sih jodoh gak kemana mana tapi kalo lo gak kemana-mana, mana ada jodoh" Rani berteriak "lo tahu gue paling sensitif ngomongin cinta, apa gak ada kata lain yang lo bisa omongin" nene menggeleng "kan kepalanya, lalu menempatkan tangannya diatas pundak Rani, " lo kenapa sih, makin hari lo makin hancur, kayak gini, gue sedih ran, jika ada yang membuat lo gelisah lo bisa nyeritain itu ke gue" Rani yang tadinya hanya menunduk, kemudian menatap mata nene "gue gak apa apa, nen makasihh, gue pulang" nene pun hanya bisa diam, melihat Rani dari kejauhan, dengan teramat khwatir
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • love is complicated
  • EUPHORIA (END)
  • Dia itu..
  • Multiple Personality >< Kim Jaehwan (End)
  • i don't want to - PARK JIHOON [End]
  • TEMAN TAPI MENIKAH
  • PRINCE NATHAN
  • Qiana

kamu pernah mengatakan "kalau aku berada dalam masalah aku boleh menggenggam tanganmu dan lari bersama mu ! " apakah itu masih berlaku?? ujar Agasta dengan penampilan nya yang sudah urak"kan.. dan wajah nya penuh lebam serta air mata yang terus mengalir.. "Tidak lagi !! " Alexa menjawab dgn perasaan campur aduk melihat kondisi laki laki yang dia cintai seperti ini membiarkan air mata nya yang sedari tadi membasahi pipi nya. "begitu kah? " kalimat singkat itu keluar begitu saja dari mulut Agasta dengan perasaan putus asa..

More details
WpActionLinkContent Guidelines