DIMENSI Tentangmu.

DIMENSI Tentangmu.

  • WpView
    Reads 522
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 20, 2019
Malam telah berganti pagi; ",Selamat pagi," kuucapkan kepada semesta yang mentarinya sangat cerah menembus kaca jendela kamarku. Rutinitas yang kemarin rancuh akibat perjumpaan tak sengaja; sekarang sudah kembali normal walaupun hati terus menolak diri untuk melupa kejadian kemarin. Meskipun pada hakikatnya jatuh cinta ialah sesuatu yang bahagia; akan tetapi aku tak mau mulai itu. meski bahagia, tapi kutahu pada akhirnya luka. Namun selayang pandang dari perjumpaan tak sengaja itu membuatku menafikkan diri seolah-olah aku tidak suka. Lalu bagaimana dengan penguncian diri untuk tak lagi jatuh cinta? Apakah aku harus berbohong pada manusia lalu mengatakan aku tak lagi jatuh cinta?. Atau sebaliknya jatuh cinta adalah sesuatu yang wajar, jadi lakukan saja? Ahh....sudahlah, aku bisa mengelak dari rasa suka itu. Lagian, kenapa mesti aku harus memikirkannya. Menyebalkan! 2018 September
All Rights Reserved
#832
tulisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi (End)
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • CERPEN (END)

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines