We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ego Rosis~

Ego Rosis~

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 16, 2021
WpInfo
Non-Fiction
"I love you, but I forget that everything I touch will slowly be fragie" ~Rose Cerita tentang Mawar yang mencintai Pangeran, pun juga Pangeran yang mencintai Mawar nya. Hingga Sang Pangeran tiada di dekapan Mawar nya. Sebab mencintai juga menyakiti. Terimakasih telah membaca, dan jatuh lah anda kepada sangkar kata-kata yang bermakna tunggal, ambigu, bisa jadi bermaksud banyak hal. Santai saja, nikmati seduhan minumanmu juga kue kering di meja. Baca perlahan hingga kau dapat mencernanya. -dialograkaruan #8-phoem
All Rights Reserved
#6
proudindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Silent Heartbeat
  • Kotak Harapan dan Kisahnya || JKT48
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Maaf' (Revisi)
  • The Royal Fate (Book One Of The Royal Series) ✔ [SUDAH TERBIT]
  • AKSARA LARA(END)
  • The Silence That Shaped Me
  • fake love

Freya adalah gadis yang tak pernah dianggap. Selalu dibandingkan, selalu diabaikan. Dalam keluarganya sendiri, ia seolah tak punya tempat. Saat sakit menjemput-bukan hanya fisik, tapi juga luka batin yang mendalam-ia meninggal dalam kesepian, tanpa satu pun tangan yang merawat. Tapi takdir memberinya kesempatan kedua. Ia terbangun di masa tiga tahun sebelum kematian-di masa di mana semuanya belum hancur, tapi ia sendiri telah mati rasa. Kali ini, Freya tak lagi mencari cinta, tak lagi berharap. Ia hanya ingin satu hal: damai. Namun, perubahan dalam dirinya justru mengguncang orang-orang di sekitarnya. Keluarganya mulai merasa kehilangan-bukan karena Freya pergi, tapi karena ia tak lagi mengejar mereka. Ini adalah kisah tentang luka yang tidak terlihat, tentang cinta yang datang terlambat, dan tentang seorang gadis yang belajar bahwa hidup bukan untuk menyenangkan siapa pun-selain dirinya sendiri. ____________________________ "Kenapa setiap bab pendek?" Karena aku menulis A Silent Heartbeat (Detak jantung yang sunyi) atau lebih mengarah ke Mati Rasa bukan sekadar sebagai judul, tapi sebagai napas dari keseluruhan cerita. Tokoh dalam cerita ini sudah kehilangan banyak hal rasa, makna, bahkan semangat untuk menjelaskan segalanya. Jadi setiap babku tidak bertele-tele. Tidak meledak-ledak. Tidak penuh deskripsi manis atau emosi yang dibesar-besarkan. Karena dalam kondisi mati rasa, seseorang tidak menangis panjang. Tidak berbicara banyak. Kadang hanya diam. Kadang hanya satu kalimat yang keluar, tapi beratnya seperti seribu kata. Bab-bab yang pendek ini adalah cermin dari dunia dalam cerita. Datar, sepi, namun menyimpan beban yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah merasa kosong. Aku tidak sedang membuatmu larut dalam emosi, tapi ingin kamu menyadari kekosongan yang ada di sela-sela kalimat. Karena mati rasa bukan tentang kehilangan cerita, tapi kehilangan cara untuk menyampaikannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines