Hancur

Hancur

  • WpView
    Reads 682
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 4, 2019
Saat aku pindah bersama mama dan kakakku ke Indonesia, aku selalu diteror oleh seorang pria berumur 40 tahunan dan menganggap aku miliknya. Setiap pria yg mendekatiku akan berakhir di rumah sakit. sekarang aku takut dan.... Hancur... Brianna Alvina 16 thn Kamu mengingatkanku pada dia yg telah pergi. maka dari itu kau harus jadi milikku dan tidak boleh ada pria lain yang mendekatimu. persetan dengan usia kita sweetheart... Adrian Romano 44 thn Maafkan bunda sayang yang tidak becus melindungimu.. Renata Ayunda 39 thn Aku hancur melihat ketakutan didalam diri adikku Brian Alvino 16 thn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coming Home (CABACA.ID)
  • Unplanned Pregnancy
  • Hurt Me, Like You Do
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Trapped By A Pervert
  • Misunderstand
  • REGRET
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )

AMIRA Lima tahun sudah aku menata hati setelah perceraian yang menyakitkan. Aku siap membuka lembaran baru bersama seseorang yang aku harapkan tidak akan menorehkan luka lagi. Tanpa pernah kusangka, mantan suamiku pindah ke Yogyakarta bersama putri kecilnya yang menjadi muridku. Kehadiran mereka mau tak mau membuka kembali luka yang susah payah kututup. Namun, mengapa perlahan bidadari mungil itu membuatku... jatuh hati? Tidak, aku tidak mau jatuh ke lubang yang sama. Hanya saja, aku tidak bisa menghindari ketika hatiku tergugah melihat perubahan sosoknya, jauh dari dirinya yang dulu. Tetapi, aku terlalu takut terluka lagi. Dan, aku tidak mau menyakiti hati yang lain. RAYHAN Aku pernah berada di atas. Namun, aku tidak pernah tahu akan adanya angin kencang yang menghempaskanku begitu saja. Aku kehilangan semuanya. Putriku adalah sumber kebahagiaanku satu-satunya. Setelah semua berantakan, kuputuskan membawa putriku pindah ke Yogyakarta. Tanpa pernah kuduga, di sana aku bertemu dengannya, mantan istriku yang kini menjadi guru putriku. Kedekatannya dengan putriku membuatku terenyuh. Aku berusaha mendapatkan maafnya, hingga tanpa sadar aku menginginkannya kembali. Tetapi, aku tahu diri, aku tidak bisa menjanjikan apa pun. Dan, mungkin kebahagiaannya bukan bersamaku. Awards: - Buku fiksi rekomendasi Koran Jakarta, 2011 - Buku Fiksi Pilihan Bedah Buku & Pameran KBRI Swiss, 2011 - Nominee 10 Besar Buku Fiksi Favorit Anugerah Pembaca Indonesia, 2011

More details
WpActionLinkContent Guidelines