Cherry "Cinta harus diungkapin. Sungguh, aku nggak bisa hanya berlama-lama memandangnya dari kejauhan dan menunggu tanpa kepastian. Bahagia berdua atau kehilangan dengan menimbun luka, pilih diantara keduanya." Drea "Cinta bukan sesuatu yang patut dikatakan, hanya butuh pembuktian." Usaha Cherry si bawel mendekati Drea cowok super jutek tak disangka-sangka akhirnya berhasil. Tapi ada yang aneh, hubungan mereka kok bukan seperti orang yang lagi pacaran? Lagian bagaimana Drea bisa menyukai Cherry yang nggak pernah dekat dengannya? Jangan-jangan Drea menerima Cherry karena kasihan?
More details