Lushe
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Lushe pemeran utama dalam cerita ini telah mengagumi kakak kelasnya yang bernama kenzo selama 3 tahun lamanya Kenzo yang hanya menganggapnya sebagai adik kelas tidak membuat lushe patah semangat untuk mengejar kakak kelas yang ia kagumi Hingga datang hari dimana lushe bertemu lelaki yang membuatnya penasaran *** Setiap tahunnya sekolah lushe mengadakan kegiatan tengah semester yang dimana berisikan banyak lomba lushe tertarik untuk menjadi penonton lomba basket, karena ia tau kalau kakak idamannya mengikuti lomba itu Menurutnya, walaupun kenzo tidak megikuti ekskul basket, permainan basketnya tidak dapat diremehkan. Namun saat asik menonton kakak idamannya, ada lawan kenzo yang membuatnya tertarik Parasnya yang tampan serta permainan basketnya yang sangat mengagumkan membuat lushe sedikit penasaran akan lelaki itu Apakah lushe tetap menunggu kakak idamannya atau justru berpaling ke yang lain? *** Penasaran kelanjutan ceritanya? Langsung aja baca yuk
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Can We?
  • Love Or Hate(End)
  • XENA The Aggressive Friend ( End )
  • GASA [end]
  • orang yang selalu menunggu ku
  • LABIRIN TAKDIR
  • Last but Not Least
  • Hidden love At School

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines