EA (EZAR & AIRENE)

EA (EZAR & AIRENE)

  • WpView
    LETTURE 17
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, mar 23, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Namaku Airene Rankle, orang-orang memanggilku rain. Anehnya panggilan itu, sebab jika orang memanggil dengan panggilan "Rain", pikiranku mereka seperti sedang memanggil hujan hahaha. Apalagi Ezar, sahabatku sejak kecil yang sering meledek ketika aku menghampirinya "Rain kenapa kamu datang, kan aku lagi gak bawa payung". Yang paling parah itu sih kalau aku mengeluh "zar jangan panggil rain ih, panggil irene aja apa susahnya sih" dan kalian tahu apa jawabannya? Dengan santainya Ezar menjawab "Sirine ngiung ngiung? Okelah tapi bsk kau ke sekolah harus diantar pakai ambulan ya!", dan seperti biasa aku hanya memutarkan bola mata dan menatap ke arah lain. - - @Siskaazahraa
Tutti i diritti riservati
#117
keikhlasan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • The Mistake of My Life
  • Elvina [COMPLETED]
  • Gebetan (Crush) [COMPLETED]
  • Mungkin Suatu Hari Nanti
  • Raina
  • My Best Friends( Tahap Revisi)

"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?" "Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas. "TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot. "GUE YANG NGGAK MAU!" "Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti