Story cover for NARANDRA by _devaanisa
NARANDRA
  • WpView
    Reads 32,241
  • WpVote
    Votes 5,326
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 32,241
  • WpVote
    Votes 5,326
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Mar 19, 2019
Bagaimana jadinya jika cewek jutek bertemu dengan cowok menyebalkan? 

Itulah yang terjadi pada Nara Queencyla yang sialnya bertemu dengan Alexandra Tangkas Wijaya, cowok yang super duper menyebalkan. Yang satu suka kedamaian, sedangkan yang satunya suka nyari keributan. Tiada hari tanpa bertengkar, hingga melebihi perang dunia kedua. Karena pertengkaran itu lah yang mengawali semua malapetaka di hidup Nara dan munculnya sebuah misi yang dirancang Andra untuk menemukan seseorang. 


Bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua?

"Gak usah sok benci gitu sama gue, kalo lo nantinya suka sama gue gimana? Lo juga kan yang repot." 

"Amit-amit gue suka sama makhluk sejenis lo, udah nyebelin, sok ganteng, pede banget lagi, dasar Andra bolot!"  

dan saat itu juga kisah mereka dimulai.
All Rights Reserved
Sign up to add NARANDRA to your library and receive updates
or
#3bams
Content Guidelines
You may also like
AL AL GANG [Complicated] by rtnkrtsr
34 parts Complete
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
transmigrasi gadis pemalas[END] by imajinasi_author
32 parts Complete Mature
Tara anatasya nerlyn gadis yang hidupnya sangat sempurna, memiliki kedua orang tuanya yang lengkap dan menyayangi nya, memiliki banyak kekayaan,otak pintar dan wajahnya rupawan yang cantik juga tunangan tampan.namun sayangnya gadis berumur 21 tahun merasa sangat bosan dengan semua itu, sempurna apanya ayolah itu hanya pandangan orang-orang saja nyatanya kedua orang tuanya selalu sangat positif padanya dan tunangannya ah pria bajingan itu sudah pernah tidur dengan salah satu pelayan dirumahnya. namun Tara atau di sapa dengan nama sya selalu merasa bodo amat dengan semua itu,yang di pikiran sya yaitu hidup rebahan tanpa melakukan sesuatu yang merepotkan hingga ajal menjemput. dan permintaan nya menjadi kenyataan yang mana ia mati tersengat listrik,penyebab ia terkena listrik karena kecerobohannya sendiri yang malas mencabut colokan listrik yang terpotong dan sudah beberapa hari di sana,dan saat ia ingin mengambil air tanpa sengaja air itu terjatuh karena tersenggol oleh tangannya sendiri dan jatuh mengenai kabel yang terpotong itu lalu sya tentu saja gadis itu malas membersihkannya dan membiarkan saja hingga suatu hari ia kebelet pipis dan tanpa melihat jalan ia menginjak kabel basah tersebut dan yah ia pun mati. sya bukannya sedih ia malah merasa senangi atas kematiannya namun bukannya masuk ke alam baka ia malah memasuki sebuah novel yang baru beberapa hari lalu ia baca yang berjudul 'my love talia' yang mana cerita itu berisikan kebanyakan adegan dewasa,adegan darah dan bergenre Harem. kesal dan marah bercampur satu,oh ayolah dia hanya ingin bermalas-malasan saja kenapa susah sekali.
You may also like
Slide 1 of 10
AL AL GANG [Complicated] cover
LAKA (Completed) cover
transmigrasi gadis pemalas[END] cover
Impossible cover
Cahaya Rona Bianglala cover
Extraordinary Love {COMPLETE}✓ cover
NAJIA (SELESAI) cover
ALTARSYA cover
Nevara Obsessive Boyfriend cover
Your Presence_END cover

AL AL GANG [Complicated]

34 parts Complete

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.