Arionette

Arionette

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 23, 2019
"Heyy!" teriak Ari. "sapa nama elo?" "gue?" tanya cowok itu. "iya lah, sapa lagi kalo bukan elo" "Rhs" kata cowok itu lalu pergi. "Gue Ari! Inget-inget nama gue, sampai kita bertemu lagi, gue akan tanya nama elo lagi!" teriak Ari. Emang nyebelin kalo tanya nama sama cowok yang sedingin es itu, di tanya malah jawab Rhs, emang nama nya Rhs gitu.. gumam Ari dalam hati. ~*****~ Kenalin gue Ari, Gue cewek yang bisa dibilang mirip dengan cowok, dari namanya saja sudah keliatan. Tetapi, itu nama panggilan gue, nama lengkap gue Arionette... Nama gue mirip nama luar negri tapi gue tetep cap Indo.. Gue bersekolah di sekolah yang mungkin kebanyakan berpenduduk pangeran-pangeran tetapi gue sama sekali tidak tertarik. Suatu hari ada anak baru yg dia itu sekelas sama gue, anak luar negri, ganteng, tapi biasa sih, dia dingin sampai dingin nya tuh ga bisa di tembus. Tetapi, lama-lama kalo deket sama dia, hati tuh terasa sejuk, ga tau kenapa... Apa gue punya rasa? Ga mungkin lah, Mana mungkin gue suka dia, Tapi apa mungkin?
All Rights Reserved
#13
dramaromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Love Became a Memory
  • Sayang
  • Persona
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • If I Don't Hurt You (END)
  • I Have a Crush on You [IHACOY]
  • AURORA [END]
  • Untung Sayang
  • ON SIGHT (Completed)

(COMPLETED) Galleo Ravindra Arjuna, anak dari keluarga basket legendaris, hidup di bawah bayang-bayang nama besar orang tuanya. Di sisi lain, Elara Aeris Ganeswara, anak seniman terkenal, tumbuh dengan kebebasan dan dunia penuh warna. Ketika keduanya bertemu, dunia mereka yang bertolak belakang mulai berbenturan. "Kenapa sih kamu selalu sibuk sama basket? Apa aku nggak cukup penting?" protes Elara, matanya penuh kekecewaan. "Bukan gitu, El. Aku cuma... ini tanggung jawab aku juga. Tapi kamu harus tahu, aku nggak pernah ngelupain kamu," jawab Galleo lembut, mencoba menenangkan. Tapi apa jadinya ketika perbedaan mimpi dan gaya hidup mereka mulai menguji hubungan? Saat tawa berubah menjadi debat, dan cinta dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit, keduanya harus belajar untuk saling menerima, atau menyerah. "Aku nggak mau jadi prioritas kedua, Gal." "Dan aku nggak mau kehilangan kamu." Bisakah Galleo dan Elara menemukan cara untuk menyelaraskan dunia mereka? Atau, apakah perbedaan mereka terlalu besar untuk dijembatani? Sebuah kisah tentang cinta, konflik, dan perjuangan untuk memahami satu sama lain di tengah segala perbedaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines