Hello Mr. Cactus

Hello Mr. Cactus

  • WpView
    Reads 1,722
  • WpVote
    Votes 568
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah pertemuan diriku dengannya, si tuan maha sempurna yang hanya bisa menyakiti. Mencintai tanpa dicintai bagai memeluk pohon kaktus. Semakin erat kita ingin memeluknya semakin rasa sakit yang akan dirasakan. Dan aku masih terus berharap aku dan kamu akan menjadi kita. "perasan yang tumbuh takkan mudah kamu bunuh,seperti mudahnya perasaan itu tumbuh" Mohon untuk meninggalkan jejak setelah membaca Berupa kritikan dan saran, dan jangan lupa ⭐ vote nya GRATIS KOK Seorang penulis yang ingin belajar menulis. [19/03/2019]
All Rights Reserved
#293
zidan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • About feelings   (selesai)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Zona Nyaman (end)
  • Jingga di Samudra [Completed]
  • FRIENDzone (Completed)
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines