Reira
  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 19, 2021
Reira Kaira Azenta si Neuron cermin (Pembaca Pikiran) gadis dengan rasa peka yang sangat tajam terhadap sekelilinganya orang-orang mengatakan ia kembaran Ayana Savira Azenta sang kakak yang beda Ayah dan Ibu, pura-pura polos saat di tanya perasaan. Nyatanya Reira masih belum berani membuka hatinya dengan alasan tak percaya dengan si pria yang bahkan jelas-jelas menunjukkan rasa suka-Nya.
All Rights Reserved
#358
shcool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Runtuh di Pelukan Musuh ( On Going )
  • DANADYAKSA
  • SAGA [On Going]
  • Aku Suka Cherry
  • Lintang Waktu ✔
  • Beautiful Tattoo (COMPLETED)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Segitiga [END]
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Someone

Lilurea Oriviana Jasindra - atau Rea, gadis cantik sempurna, pintar, dan primadona di sekolah elit, punya segalanya: pesona, kecerdasan, dan kasih sayang keluarga. Namun hidupnya tak sesederhana itu. Ia tumbuh dekat dengan Alevan, kakak sepupunya sendiri, yang posesif dan mencintainya melebihi sekadar saudara. Sementara itu, nasib mempertemukannya dengan Kaelver, sosok dingin, sadis, dan penuh misteri yang sejak awal jadi musuh bebuyutannya-tapi diam-diam memendam cinta terdalam untuknya. Tak berhenti sampai di situ, Noven si bucin penuh kesetiaan hadir dalam hidup Rea, penurut, selalu ada, selalu mengalah, dan menjadi kekasih Rea. Dan Thaeven, pria yang membuat Rea tertawa lepas, jatuh cinta pada Rea hanya dari tatap pertama, justru dijodohkan dengannya. Rea terjebak dalam pusaran cinta, luka, dan rahasia. Ketika musuh terbesar justru yang paling memahami dan melindunginya, akankah Rea memilih cinta yang nyaman, aman, atau cinta yang menghancurkan sekaligus menyelamatkan? "Cinta tak selalu datang dari pelukan yang hangat-kadang, ia tumbuh dari tangan yang paling dingin."

More details
WpActionLinkContent Guidelines