MISSING || SHORT STORY [√]

MISSING || SHORT STORY [√]

  • WpView
    LECTURES 250
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mars 20, 2019
.... Saat dimana seharusnya Clarisa marah, dimana seharusnya ia menuntut keadilan akan rasanya, ia justru bungkam dalam kepedihan seorang diri. Merasa bahwa Raina berhak mengambil semuanya kembali. Bahwa selama ini ia hanya menjaga apa yang seharusnya Raina miliki. Tak ada sedikitpun keberanian yang tumbuh untuk mempertahankan miliknya. Kenapa? Mungkin karena Clarisa sejak awal memang merasa bahwa ia tidak pernah memiliki Davano seutuhnya.
Tous Droits Réservés
#62
tamat
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • You Got It
  • Hujan Senja
  • Short Story By Ratuqi
  • SHORT STORY
  • Love Problem [REVISI]
  • "Saat Cinta Bercerita Tentangmu"
  • Raina
  • Never Over [Completed]
  • SEBUAH USAHA MENCINTAI
  • Bhian [Terbit]

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu