Mask Camellia

Mask Camellia

  • WpView
    Membaca 1,886
  • WpVote
    Vote 31
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 8, 2014
17+ Rambut cokelat panjang terurai oleh angin, mata cokelat tua yang bening dan menenangkan, kulit putih bersih, bibir merah tanpa polesan, leher jenjang, tinggi semampai dan badan ideal, Perfect! It’s me! Camelia Sevani, orang bilang aku itu laksana bidadari yang tersesat di bumi. Mereka bilang aku wanita paling sempurna, tapi nyatanya? TIDAK! TIDAK SAMA SEKALI! Aku memang bidadari, bidadari tak bersayap yang kehilangan jati diri hanya karena orang yang kusebut sahabat sejati.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • 180° [END]
  • Di Batas Senja
  • imperfections are okay
  • [END] My Dandelion
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • IVENDER
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • My Perfect Senior [Completed]

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan