Ranting-ranting Rasa

Ranting-ranting Rasa

  • WpView
    Reads 3,613
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2020
WpInfo
Poetry
Puisi ini adalah caraku berbicara kepada setiap orang yang membacanya tanpa menuntut balasan pengertian. Karena terkadang masalah yang timbul bukan karena kita tidak mengerti. Tetapi masalah dimulai ketika kita sangat mengerti. Silahkan dukung karya ini dengan tekan bintang jika memang menurut kamu karyaku layak untuk mendapat dukungan dan ikuti akun ini. Jika kamu memiliki kritik dan saran agar karya ini lebih baik lagi silahkan berkomentar. Terimakasih 😊 Dari manusia yang tidak cukup misterius, Endang Praptiningsih 😘
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diam
  • Aksara Tak Bertuan
  •  Rasa Tanpa Nama
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Indonesian Poetry
  • Rangkaian Aksara
  • Ruang Diksi [Completed]
  • 1000 Syair Puisi Jalanan
  • Menanti dalam istiqomah
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

More details
WpActionLinkContent Guidelines