Stolen
  • WpView
    Reads 316
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing47m
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 13, 2019
WpInfo
Fanfic
Tentang Juna. Tentang Lea. Tentang Shinji. Tentang cinta. Dear Lea. Aku berjanji, akan menjagamu. Tak akan mau kehilangan lagi; karena tanpa kamu, entah kenapa aku sulit bernapas. Aku tidak mau cuma sayang padamu, aku mau mencintaimu. Aku mau... Selalu menggenggam tanganmu dari waktu ke waktu. Takkan kulepaskan lagi. Dear Shinji, Kamu sahabatku. Aku sayang padamu. Dan juga mencintaimu. Aku memilih sakit, daripada kamu yang sakit. Kebaikanmu, cuma itu caraku membalasnya. Dan tahu perasaanmu sama denganku, aku senang. Tapi, aku tidak mau membebanimu. Keluargamu terutama, aku tak mau menyakiti mereka. Aku tak sepadan untukmu. Aku bukan siapa-siapa. Dear God, Mereka sangat serasi. Lea dan Shinji. Bodohnya aku, berharap cinta perempuan yang jauh dari jangkauanku, hanya karena ciuman hari itu. Bagi Lea, ciuman itu jelas tak spesial. Aku terutama, tidak spesial. Tak lebih dari penerima derma semata. Dan Shinji... Ia jelas lebih pantas untuk Lea. Kenapa aku bisa berpikir, sekonyol itu? Berpikir dia mengingatku; jatuh cinta padaku. Lupakan dia, Juna. She's out of your league.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • loveholic
  • The Other World
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Hoshigaki
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Nyangga
  • Tales of The Natio Family (#TONF)
  • Imagination🚫⚠️
loveholic

Note: dunia tanpa mu hanya lah kegelapan bagi ku. -speciall for: orang yang sedang dilema oleh cinta atau sedang mencari cinta- Synopsis: Nata : dulu, aku sangat menyukainya. Awal saat bertemu, mungkin tak se-romantis kebanyakan drama. Tapi, aku sungguh benar-benar menyukainya. Aku tau semua yang disukainya, semua yang sering dia lakukan, kebiasaannya, semua apapun tentangnya aku tau. Hanya satu yang tak bisa ku ketahui, siapa yang kau sukai? Biarlah waktu yang menjawab semuanya... Ji hyun : dengan bodohnya ku biarkan waktu berlalu. Dengan bodohnya ku biarkan kau melupakan semuanya. Betapa bodohnya aku, meninggalkan mu dalam gelapnya dunia mu. Sungguh maafkan aku... Dicky : aku takut, jika aku mengaku pada mu tentang perasaan ini kau akan pergi dari ku. karena, aku mungkin belum cukup baik untuk mu. tapi, aku ingin kau slalu ada di sisi ku meski harus ku tahan perasaan ini pada mu. Biarlah waktu yang menjawab semuanya

More details
WpActionLinkContent Guidelines