Stupid Luna's Love

Stupid Luna's Love

  • WpView
    GELESEN 4,357
  • WpVote
    Stimmen 175
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Okt. 11, 2020
Satu-satunya alasan Elly bertahan hidup adalah rasa penasaran dengan rahasia yang disimpan kakaknya selama bertahun-tahun. Kini, semua rahasia itu terbongkar sudah. Menurutnya, tidak ada lagi alasan kenapa ia harus bertahan hidup. Tapi ternyata anggapannya itu salah. Kini ia bertahan hidup untuk mempertahankan kewarasan William. ~~~ Pria itu mendekat dengan penuh keyakinan. Senyum manis masih melekat di wajah tampannya. Namun matanya bersorot tajam membuat ciut keberanian matenya. Tidak ada yang bisa menebak jalan pikir William saat ini. "Aku rela mati untukmu, sayang," bisiknya ditelinga wanita yang teramat ia cintai itu. Jemari besarnya mengelus pipi mulus Elly dengan lembut seakan jika dikasari sedikit saja akan rusak berkeping-keping. "Jika kau benar-benar ingin pergi, baiklah." senyum William memudar. tiba-tiba ia mendorong tubuh Elly secara kasar ke dinding. Matanya merah pertanda amarah menguasai tubuh dan akal sehatnya. "Lebih baik kau, mati. Tidak ada yang boleh memilikimu selain aku. Kau Milikku."
Alle Rechte vorbehalten
#403
possessive
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Toxic Relationship
  • Possessed by You
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • possessive Alejandro
  • Transmigrasi Adella
  • I Will Make You Only Mine
  • My Sister Is Mine (Werewolf)
  • Menjaga Monster
  • OUT OF CONTROL {END}

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien