ALTER EGO

ALTER EGO

  • WpView
    Reads 110,542
  • WpVote
    Votes 8,801
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 28, 2019
"kau mengencani Al, Vanilla. bukan El" ucap Jasmine yang juga seorang psikolog berhasil membuat ku tersedak ludah ku sendiri. "Al?" suara ku mengulang dengan gemetar. "Ya, dia Allord. kaus, jeans, boots, rambut yang ia biarkan tergerai, konyol, melukis, club malam, permen karet, kekerasan, dan umpatan. semua itu adalah ciri Allord, bukan El. Ellard adalah kebalikannya" jelas Jasmine kembali membuat kepala ku berdenyut. "aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan, J. bisakah langsung pada intinya saja? Siapa Al? Apa El memiliki saudara kembar?" tanya ku masih dengan raut wajah bingung. "Al akan tampil dengan kaus dan kesan bad boy nya sedangkan El akan lebih suka kemeja yang lebih terkesan good boy. selera mereka begitu berbeda, itu adalah salah satu cara membedakan nya" jawab Jasmine sama sekali tak menjawab pertanyaanku. "kau tahu apa ini?" ucapnya seraya menyerahkanku sebuah buku tebal yang aku tebak berisi lebih dari 600 halaman. aku mengambilnya dan melihat 'The Minds of Billy Milligan' sebagai judul besar disampulnya. tidak mungkin! "Ya kau benar. El memiliki Alter Ego. dan Ia mengenalkan Alternya sebagai Al. Allord Xavier, yang selama satu bulan ini mengencani mu" tambahnya yang seketika membuat duniaku berputar 360 derajat. goddammit! Alter Ego? what the hell was that mean?! ~sequel of 'Stockholm Syndrome'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Cold Produser Love (COMPLETE)
  • Safe and Sound
  • CEO Gila vs Psikiater Bar-Bar (End)
  • bALIKAn TogEther || HIATUS
  • EDELINE [END] [TELAH TERBIT]
  • No preasure.
  • You Are Reason Arabella
  • My Husband's Revenge [XANDERS FAMILLY#3]
  • S I D E R

Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.

More details
WpActionLinkContent Guidelines