
![Figuran Tanpa Peran [END]](https://img.wattpad.com/cover/388992832-256-k905160.jpg)

![GALAKSI [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/400705085-256-k32270.jpg)





![ARCHIO KENZO [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/409386093-256-k423159.jpg)
(Manipulatif, redflag) Terjadi penggerebekan di sebuah desa terpencil yang jauh dari kota, para warga desa berbondong-bondong mendatangi sebuah rumah saung yang terletak ditengah hamparan sawah yang ditumbuhi jagung. Laura berusaha menjelaskan, bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Mukti di rumah saung itu, namun tidak ada satupun yang mempercayai ucapannya, bahkan kedua orang tuanya pun tak percaya. Diam-diam, Mukti tersenyum melihat keputusasaan Laura, mungkin dikampung ini, hanya gadis itu yang tau bagaimana gilanya dia. "Rantai bernyawa ini, bakal susah dilepasin neng." bisik Mukti di telinga Laura.
More details