I'm Dy
  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 14, 2020
WpInfo
Fanfic
1Direction
Dylia ~ Mimpi memang maya. Tapi memperjuangkan mimpi untuk menjadi nyata itu tidaklah salah. Kehidupannya yang hancur oleh kecelakaan yang membuat dirinya mau tidak mau melepaskan penglihatannya. Dia juga harus merancang kembali dan memungut sisa-sisa semangatnya. Pertemuannya dengan lelaki misterius bernama Ifdil yang memberikan arti dalam hidupnya. Namun kebahagiaan itu hanya sesaat. Kebohongan, pengkhiantan, dan keegoisan muncul setelah ia tahu siapa Ifdil yang sebenarnya. Lika-liku persahabatannya pun dimulai ketika dirinya berjuang mendapatkan donor mata. Berkali-kali gagal dalam perjalanan, tak membuat semangatnya surut walau seserut. Akankah Dylia mendapatkan donor matanya? Lalu, siapa Ifdil sebenarnya? Yuk dibaca !! Siapakah orang yang menyebabkan dunianya hitam?
All Rights Reserved
#391
baru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart to you.(END)
  • Shatara [SUDAH TERBIT]
  • Sejuta Luka Laasya
  • To Choose an Enemy (End)
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • Bara [REVISI]
  • FRIENDzone (Completed)
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]

{WARNING!! FOLLOW DULU YA SEBELUM BACA!!!} Takdir memang nyata dan semuanya berjalan dengan perlahan membuat luka sedikit demi sedikit,Awalnya tak ada yang sadar tetapi lamanya waktu berjalan semua nya terungkap dan menyisakan pilu dimasing-masing hati, yang salah satu dari mereka memutus kan untuk pergi dan berdamai dengan hati. "Persahabatan ini kami bangun sedari kecil sekian waktu sudah kami lewati bersama,semua tentang nya aku tau,cuman satu yang tak ku tau tentangnya dulu,hatinya." _____ "Salah kah aku mengingat mu untuk yang kesekian kalinya,apakah aku membuat mu tak tenang jika aku menangissimu.maafkan aku jika jawabannya iya pada semua pertannyaku tadi.aku tak bisa mencegah kesedihan ini yang datang tiba-tiba dan membuat ku hannya bisa mengenang mu dalam tangisku"batin bunga sembari meniti kan air matanya untuk yg kesekian kalinya.tatapan nya jatuh pada manik mata Arya yg sedang menatap nyasendu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines