KALA
  • WpView
    Reads 508
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 2, 2019
Ketika pilu yang dirasa kemudian membawamu ke pelupuk mata yang mengindahkan harimu apakah yang kau rasa? Kalau kau tanya aku? Aku senang bukan kepalang. Ingin sekali setiap hari ku hiasi langit dengan aksara tentang dirinya. Hari melaju cepat ketika aku bahagia, tapi rasaku kian ingin melambat. Ya, melambat lambatkan waktu denganmu! Kisah ini kutulis sebagai pembukuan hari indah dan sedihku untuk seseorang yang memberikan diriku arti. Ternyata menuliskan yang kau rasa membuatmu lega. Cobalah! kalau kau sedang jenuh hentikanlah. Tapi jangan lupa kembali merasa ♡ Kalau sudah mampir jangan lupa tinggalkan jejak, supaya aku mudah ingat hihiiii beri bintang jika dirasa perlu, atau tinggalkan komentar yang membangun. Instagram : @oputridaeli Salam aksara, Oputridaeli
All Rights Reserved
#698
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Langit Berbisik
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • Khayalku
  • GRIZLEN {On Going}
  • POLARIS
  • I LOVE YOU TO THE SUN AND BACK
  • Sempurnakan Cinta ✓
  • JAM 3 SORE

Zana Zakeisha merasa dunianya runtuh saat Danar Danendra, kekasih yang telah menemaninya selama dua tahun, memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Di hari jadi mereka yang kedua, Danar meninggalkan Zana dengan sebuah kotak berisi 30 surat dan satu syarat: baca satu surat setiap hari selama 30 hari ke depan. Setiap kata dalam surat itu bukan hanya memutar waktu, tetapi juga membuka luka lama yang sulit disembuhkan. Namun, di tengah perjalanan membaca surat-surat itu, Zana bertemu Adiran Raziin, seorang mahasiswa sastra yang penasaran dengan rahasia yang disembunyikan Zana di balik kesendiriannya. Adiran menemani Zana mengungkap makna tersembunyi dalam surat-surat tersebut. Tanpa disangka, Adiran mulai jatuh hati pada Zana, sementara Zana terjebak antara kenangan tentang Danar dan perasaan yang mulai tumbuh untuk Adiran. Dalam perjalanan penuh makna ini, Zana terjebak diantara kenangan masa lalu dan cinta yang baru, mereka berjuang untuk menemukan arti sejati dari sebuah kata perpisahan. ☆☆☆ Setelah langit berbisik nanti, Dan kamu melangkah tanpa ada aku disisimu lagi, Tersenyumlah di bawah cahaya mentari pagi, Sebab, bahagiaku adalah melihatmu dalam sunyi. Danar Danendra_ #Masih banyak kesalahan ketik dan kesalahan dalam ejaan, mohon di maklumi ya, semua kesalahan pengetikan akan di perbaiki saat revisi, terima kasih. #Jangan lupa vote⭐, komentar dan follow ya! # semua latar, tempat, waktu, nama dan suasana di cerita ini hanyalah fiksi dan real pemikiran sendiri. #Dilarang keras menjiplak karya ini dalam bentuk apapun, termasuk mengambil salah satu kutipan dari cerita ini. #Ayo temen-temen bantu ramaikan tagar #setelahlangitberbisik dan #sembuhdaripatahhatibersamamentari diakun instagram @mentarii_rzky dan juga tik-tok @mentari. SELAMAT MEMBACA ^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines