Boy&girls

Boy&girls

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
cerita ini bukan tentang cinta melainkan tentang persahabatan yang mereka bentuk dengan nama KELUARGA APAMA.terkadang banyak persahabatan yang beranggota perempuan semua atau laki laki semua. tetapi keluarga apama itu beranggota laki laki dan perempuan.bukannya yang perempuan itu murahan. tetapi mereka lebih suka berteman dengan laki laki. KELUARGA APAMA ITU BERNAMA: 1.friska Ayu Josy 2.Andini verlita 3.Vanessa elsa 4.Rizki febriansyah 5.Reno novandani 6.Agil shihab 7.Dimas pamungkas mereka itu satu kelas.tetapi hanya satu anak yang bernama Rizki.dia itu kelas 11 IPA 2sedangkan kita semua kelas 11 IPA 1.
All Rights Reserved
#380
class
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Class? or A Home?
  • Rezra
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Namanya Intan (TAMAT)
  • Gank F (Ketika Kenangan Terlalu Indah Disimpan Sendiri)
  • My Destiny is it Love You
  • Oranye Di Langit Senja
  • Sahabat🍂 [COMPLETED]
  • LOVE
  • Class X Family

Di SMA Harmoni Madani, kelas 10-1 hanyalah salah satu dari banyak kelas di sekolah itu. Namun bagi sepuluh anak laki-laki yang duduk di dalamnya-Wisnu, Abdul, Danis, Ayub, Ferdiansyah, Reza, Dimas, Denis, Fathan, dan Micco-kelas itu tumbuh menjadi lebih dari sekadar ruang belajar. Ini adalah kisah tentang pertemuan yang tak direncanakan, tawa yang tak dibuat-buat, dan persahabatan yang tumbuh perlahan dalam keheningan dan kebisingan sehari-hari. Berbeda-beda latar belakang dan kepribadian, mereka belajar saling memahami. Dari candaan ringan Denis hingga ketenangan misterius Danis, dari ketulusan Abdul yang religius hingga kehangatan diam-diam dari Micco-masing-masing membawa warna ke dalam ruang itu. Tahun ajaran bergulir, tugas datang silih berganti, konflik kecil muncul, dan kenangan terus tercipta. Hingga akhirnya mereka harus naik ke kelas 11 dan terpisah, memilih jalan sesuai minat masing-masing. Namun sebelum benar-benar melangkah, mereka menengok ke belakang dan bertanya: apakah ini hanya sebuah kelas... atau sudah menjadi rumah? Sebuah cerita hangat tentang arti kehadiran, penerimaan, dan persahabatan yang tumbuh dalam satu tahun yang sederhana namun tak tergantikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines