Exchange Of Love

Exchange Of Love

  • WpView
    Reads 19,966
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 22, 2019
Nayla Salsabella gadis cantik berdarah sunda, dengan mata bulat yang dinaungi bulu mata lentik, jangan lupakan warna matanya yang hitam kelam. Gadis dengan otak pintar itu mendapat beasiswa studi ke Jepang, tetapi beberapa kendala menghampirinya, mulai dari tidak mempunyai akta kelahiran sampai surat nikah. Surat nikah? Ya betul, surat nikah. Kalian tidak salah baca. Lalu datang seorang lelaki yang menawarkan surat nikah padanya, dengan cara barter. Yaps! Barter surat nikah dan baby. Kemudian seorang lelaki datang, memberikan bantuan padanya, tanpa meminta balasan apapun. Jalan manakah yang akan Nayla lewati? Jalan berduri? Apa jalan berliku?
All Rights Reserved
#287
pasutri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desire behind Closed Eyes
  • Abayyuna: Jaerose
  • MARRIAGE LIFE : Teman tapi Menikah
  • Way To You (END)
  • Jodohku
  • Cinta Dalam Pesantren (On Going)
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • Prema Sutram [Completed✔️]

⚠Novel Dewasa 🔞⚠ 🅦🅐🅡🅝🅘🅝🅖 🔞 Baxter tidak habis pikir, bagaimana bisa ada gadis buta di lelang wanita malamnya? Apa anak buahnya sudah gila? Siapa sih, yang tidak tahu kalau Baxter benci kekurangan? Namun, kenapa alih-alih murka seperti biasanya Baxter malah tertarik? Gadis itu mampu membuat Baxter Calvert sang malaikat maut tersenyum miring, sepertinya ... menjadikan gadis penuh kekurangan itu sebagai mainan akan sangat menyenangkan. Lihat saja dia, namanya Keana, di bawah cahaya dia bagai malaikat dengan wajah cantik dan rambut pirangnya yang semakin bersinar. Wow, mainan hidup yang sangat epik, sepertinya akan seru! Baxter berkata, "Kalau mata harus dibayar mata, kenapa semua manusia tidak buta? Kau hanya perlu menghangatkan ranjangku untuk membayar semuanya, bukankah kau beruntung?" Keana balas, "Kalau memang mata tidak harus dibayar mata, berarti tidak salah bukan, jika kubalas semua rasa sakit yang kau berikan dengan cinta? Kau lebih beruntung kalau begitu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines