H&M
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 29, 2019
Jika mencintaimu adalah suatu kesalahan, maka itu akan menjadi kesalahan terbesar dalam hidupku. Jika mencintaimu adalah anugerah, maka aku tidak akan pernah berhenti untuk mensyukuri anugerah itu. Jika mencintaimu adalah hidup, maka aku rasa aku bisa hidup lebih dari seribu tahun karena rasa cinta yang tidak bisa aku padamkan. Karena bagiku, hal yang paling penting adalah kebahagiaanmu. Aku hanya akan menjadi sosok yang tak terlihat jika memang itu maumu, tapi aku akan menjadi seseorang yang bisa kamu andalkan setiap saat jika kamu memintanya.
All Rights Reserved
#108
kisahklasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ranjau Waktu
  • Putih Abu Abu (END)
  • Rahasia Sebuah Cinta
  • Asmara Putih Abu-abu [ON GOING]
  • Teruntuk, Tanpa Nama.
  • SENJA KU SENJA MU
  • MY BOYFRIEND
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • FALLING IN LOVE

Banyak yang bilang, masa putih-abu adalah saat yang tepat untuk cinta bersemu. Dua hati bertemu, bunga-bunga pun bermekaran. Serasa dunia milik berdua, yang lain buang saja ke lautan. Cinta, satu kata penuh makna. Berjuta tafsiran di sandingkan padanya. Arfan dengan game? Ya, itu cinta. Toro dengan konspirasi alien? Ya, itu cinta. Pak Galuh dengan tengkorak manusia purba? Ya, itu cinta. Pak Rama dengan ulangan matematika dadakan? Jangan percaya. Kalau yang ini bukan cinta namanya. Si Bapak saja yang terlalu senang membuat muridnya menderita. Apapun pendapat kalian soal cinta, itu hak kalian untuk percaya. Merupakan hak-ku pula untuk memilih apa yang mau ku yakini. bagiku, cinta itu omong kosong, penderitaan, bajingan, menjijikkan, ku biarkan kata-kata itu tertanam dalam kepercayaan; di biarkan menggebu, bersatu dengan emosi yang semakin berkobar bersamaan dengan panasnya telinga saat mendengar kikikan Ibu di halaman belakang. Ahh, yang lagi kasmaran. Bertelepon dengan selingkuhannya lagi, tuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines