Rewrite The Stars - On Going

Rewrite The Stars - On Going

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 14, 2019
Warning 21+) [Diedit ulang dari awal] (Amazing cover by : @azaraco05) Namaku Sastra, orang memanggilku Agung. Aku tidak peduli bagaimana tingkat kasta yang berbeda dalam masyarakat. Tinggi rendahnya suatu keturunan membuatku semakin jauh pada sosok yang tak mungkin bisa kugapai. Benang merah yang mengikatku pun tak kan kuat untuk menariknya datang kepadaku. Harapan semu tak kukenal, namun kenyataannya sosok itu semakin sulit untuk kurengkuh. Jika itu bisa terjadi, aku ingin tidak ada darah biru mengalir dalam tubuhku ini, dengan begitu aku bisa menggapai sosok itu dengan mudah. Sayangnya itu tak'kan pernah terjadi, meskipun dikehidupanku yang akan datang di seribu tahun lagi, tak'kan pernah, sangat MIRIS. -PUTU S Bertemu kasih yang tak mungkin bisa mejalin kisah sampai mati. . . . . . . . . . . . . ©Copyright2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Fake Love (END)
  • LumiNight [COMPLETED]
  • [End] Darkness that Hurts - Harem Jeno
  • Wozry : The Green Fire Harph ✔ [REVISI]
  • DANDY
  • Noona Can We Play? [TERBIT]
  • ANTARA AKU & DIRINYA
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ARI [Completed]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines