Titis Bayu

Titis Bayu

  • WpView
    LECTURAS 642
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 23
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 17, 2020
WpInfo
Poesía
Sebuah rasa saling tumpang tindih dalam kehidupan, tiap-tiap sekat diksi punya nyawa tiap kali akan di coret, sahut menyahut baris bersuara bising di lorong kebisuan pekat akan gelap. Menyampaikan pada terang, gelap itu ada nyata untuk di pahami bahwasanya ada pesan tersirat yang perlu di sampaikan pada gemerlap semesta dan isi nya.
Todos los derechos reservados
#388
hati
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Hikayat : Tetes Embun Jatuh di atas Sajadah (Book)
  • Story of My Life (Kelesah)
  • Evolusi Kata
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • Diam
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Aksara Tak Bertuan

Ini bukan sekadar cerita. Ini adalah ziarah sunyi seorang jiwa yang mencari jalan pulang-melalui luka, tanya, dan cahaya yang tak kasat mata. Ilham, tokoh utama, tidak sedang mencari dunia; ia sedang mencari dirinya sendiri yang tertinggal di balik doa-doa yang tak pernah selesai. Dalam surau sepi, pasar tua, dan mimpi-mimpi ganjil, ia bertemu para penjaga sunyi: perempuan buta penjual bunga, anak kecil pelukis langit, lelaki tua penjaga malam, hingga suara dari kitab yang tak pernah ditulis manusia. Semua membawa satu pesan: pulanglah, meski harus meniti luka dan menangis diam-diam di bawah langit yang tak selalu biru. Ditulis dengan bahasa yang puitik dan mistik, setiap bab adalah perjalanan batin, setiap dialog adalah jendela ke dalam jiwa. Jika kamu pernah merasa tersesat dalam hidup-mungkin hikayat ini sedang menunggu kamu membacanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido