Karma For A Werewolf Prince

Karma For A Werewolf Prince

  • WpView
    Reads 41,123
  • WpVote
    Votes 4,397
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 24, 2023
Post Traumatic Stress Disorder adalah ganguan mental yang dapat terjadi jika seseorang mengalami kejadian traumatis, seperti tindakan kekerasan yang di lakukan secara berulang-ulang di saat usia anak-anak, pelecehan seksual dan kasus bullying. Ada ratusan bahkan jutaan anak di seluruh penjuru dunia yang pernah mengalami kasus seperti itu, tapi ada sebagian anak yang dapat menahan semua gangguan dan hidup dengan sukses. Namun, ada sebagian anak yang justru tidak bisa mengendalikannya dan lebih memilih untuk mengakhiri hidup mereka sendiri. Alasannya cukup sederhana, mereka sudah terlalu lelah dan ingin merasakan ketenangan tanpa rasa sakit dan tekanan yang terus membebani. Seperti aku... Kata lelah sudah ribuan kali aku ucapkan. Dan puluhan kalimat yang di ajarkan oleh dokter sudah sering aku ucapkan.... "Semoga aku bisa merasakan ketenangan tanpa mengingat hal-hal yang menyakitkan. Semoga aku bisa bahagia. Semoga aku bisa berhenti menangis. Semoga aku bisa tertawa." Namun, pria itu berbeda dia tidak pernah menyentuhku tapi dia menjagaku. Dia tidak pernah pergi meskipun berulang kali aku menyuruhnya. Dia menemaniku di saat aku sendiri meskipun awalnya cukup mengganguku. Dia adalah Varen. . Ini Sinpnosis terbaru aku yak. Gaisss, semoga kalian suka.
All Rights Reserved
#433
park
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Akan Kuceritakan Semua Tentangku [COMPLETED]
  • Antaratma
  • 118 days  [hiatus]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Husband In Second Life ✓
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Transmigrasi menjadi istri presma!?(TAMAT)

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines