AntiMatematika Squad :')

AntiMatematika Squad :')

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 1, 2019
Sarah, Karin, Bunga, Cahaya, dan Krystal adalah sahabat yang anti banget sama matematika. Sarah, orangnya pinter tapi kalo soal matematika selalu dapet merah bahkan paling ogeb diantara temannya yang lain. Karin, orangnya lebih pinter daripada Sarah.. dia jago matematika tapi anti matematika karena dia selalu diburu teman-teman yang gak bisa matematika. Bunga, orangnya paling santai dan gak suka ribet, makanya dia gak suka matematika karena ribet. Cahaya, orangnya sebenernya pinter matematika kalo dibandingkan sama Sarah, Bunga, dan Krystal, cuma dia nganggap matematika itu gak ada gunanya ( Tsadest skaleee) Krystal, orangnya gak pinter dan gak ogeb, tapi soal matematika dia juga ogeb banget... ( tapi lebih parah Sarah) Matematika itu tidak Mematikan, Quotes by author 😎 Selamat menikmati alur cerita gaess.... Maklumin Aja kalo receh, soalnya gak punya dollar slap//
All Rights Reserved
#167
garing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Katrina
  • Circle Of Time [Completed]
  • Way too in love (END)
  • Love Math✔
  • SANG PENGGANTI (GIDARA) [END]
  • Infinity [TERBIT]
  • My Teacher
  • SECRET COUPLE
  • You Changed My Life (Completed)

Katrin sebel banget sama Pak Anjar, guru matematikanya yang doyan diskriminasi itu. Gara-gara nilai ujian matematikanya yang di bawah standar, dia harus berurusan dengan Garvin atas perintah bapak itu. Garvin itu memang luar biasa pintar. Segala rumus matematika sudah ia hapal di luar kepala. Pelajaran lain pun mampu ia kuasai dengan baik. Poin plusnya, dia punya tampang cakep yang bisa bikin cewek mana pun terpesona. Sayangnya, cowok itu kelewat serius! Menurut Katrin, diajarin matematika oleh Garvin itu udah kayak didikte oleh Hitler. Nyeremin! Image-nya sih cool, tapi sekali ngomong, langsung bikin Katrin pengin lempar kursi saking emosinya. Dan yang bikin Katrin rasanya mau terjun bebas, cowok itu meremehkan hobi menggambarnya. Katanya, Katrin nggak mungkin jadi orang sukses hanya dengan modal nyoret kanvas di Ipad kesayangannya doang. Katrin sebel, jengkel, dongkol, dan sebangsanya. Tapi yang bisa dia lakukan hanyalah mengelus dada sabar. Mendebat cowok itu sama saja berusaha berbicara menggunakan bahasa Alien karena hanya bikin bingung, pusing dan sia-sia. Katrin berharap penderitaannya di kelas matematikanya segera berakhir. Ya kali dia bisa tahan berurusan lebih lama lagi dengan makhluk bermuka datar itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines