Lost in Heart

Lost in Heart

  • WpView
    Reads 53,669
  • WpVote
    Votes 1,786
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Hei kamu, iya kamu ngapain berdiri di situ?" Tanya seorang laki laki yang sangat mirip dengan dirinya. Deven mendekati laki-laki itu dengan tatapan kosong, "Aku dimana? Dan kenapa kamu ada disini? Bukankah kamu sudah meninggal beberapa tahun lalu?" Tanya Deven. Orang itu tersenyum, "Iya, memang aku sudah meninggal. Tapi kamu harus tahu, bahwa ini adalah tempat dimana manusia sedang berjuang melawan antara hidup dan mati. Ini adalah gambaran mengenai surga Deven, lihatlah pintu besar yang bercahaya itu." "Hah? Apakah aku juga sudah meninggal?" Orang itu menggeleng. "Ngga, kamu belum meninggal. Perjalanan kamu masih panjang, masih banyak orang yang menginginkanmu kembali, mereka menangis di sana, berusaha membangunkanmu dengan sekuat tenaga. Pikirkanlah ibu kita Deven, jika kamu disini bersamaku siapa yang akan menjaga ibu? Aku sudah tenang di sini dan aku merasa bahagia." Jelasnya. "Tapi aku tidak tahu caranya untuk keluar dari sini." "Tenanglah Deven, aku yakin kamu akan keluar dari tempat ini. Ngga semestinya kamu ada di sini, kamu ingat pacarmu yang kau putuskan beberapa bulan yang lalu?" Deven mengangguk, "Kamu tahu? Setiap malam dia datang untuk menemanimu, mendoakanmu kepada Tuhan, dan menjaga ibumu ketika kamu koma. Jadi pintaku hanya satu ..... " 27.03.19
All Rights Reserved
#439
brandal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • No Longer Mate
  • ELANG [End]
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Rainbow In The Rain
  • ON SIGHT (Completed)
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Daddy Angry |TAMAT|
  • AURORA [END]
  • Become a Parent's [END]

"Haha Kapan jalannya?" "Ini lagi ganti baju" "Vc dong! Pengen ngelihat" "Abang! Alii ganj ,- "Apaan sih, ngadu ngadu bang zidan segala! Umur berapa sih?" "Biarin! Lagian kamu gitu aja percaya, Kamu lupa ya? bang zidan itu udah nikah? so, dia udah ga tinggal disini lagi" jelas prilly. "Truss kamu sendirian dong disana? " "Iyaa" "Kalau papa kamu dinas keluar calling aku ya! " "Mau ngapain? Mesum nih yakan? " "Seudzon aja yaampun! Aku kepengen mampir lah ketemu mama mertua, silaturrahmi udah lama banget kan ga main kesana. Mama kamu kan ga masalah dengan kita " "Oh kirain" "Kirain apa? Kamu mikir jorok ya? Udah paham ya sekarang hal hal begitu" "Paham apaan? Ih ngaco! Aku ga mikir apa apa kok" "Walaupun aku suka mesum tapi aku ga bakal ngerusak kamu, sebenarnya kesempatan mah udah banyak tapi aku ga mau,karena apa? Karena aku sayang sama kamu, kamu itu untuk di jaga bukan untuk di rusak" "Makasih" "Loh! kamu nangis? Cuman bilang gitu, malah nangis! Cengeng amat" "Aku terharu loh! Ternyata kamu otak nya doang yang rusak hatinya ternyata masih waras. Makanya aku terharu" "Wah! Ingin berkata kasar serius!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines