Spring Andalucia

Spring Andalucia

  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing4h 43m
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2019
Andalusia, sebuah wilayah otonomi yang berada di Spanyol, menjadi tempat pilihan Lusi untuk menghabiskan sisa waktunya di dunia setelah divonis menderita penyakit parah oleh dokter. Tempat itu adalah tempat yang pernah diceritakan oleh almarhum ayahnya dan tempat yang menjadi inspirasi orang tuanya dalam memberinya nama. Untuk bisa ke sana, Lusi harus berbohong kepada mama dan kakaknya, meninggalkan pekerjaannya, serta memutuskan hubungan dengan kekasihnya, Egi, yang saat itu tengah melamarnya. Sesampainya di Andalusia, Lusi justru bertemu dengan dua laki-laki Spanyol yang menghadirkan cinta baru dalam hidupnya. Namun, apakah Lusi akan memilih salah satu dari mereka mengingat dia menderita penyakit parah? Bagaimana hari-harinya di Sevilla, Andalusia?
All Rights Reserved
#1
spanyol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • KAMU KU
  • Shinjitsu No Koi
  • Bestfriend In Love
  • Beautiful Player
  • hijrah online

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines