HUG ME

HUG ME

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
~Aisy Ananda Al-khalif " aku memang melepaskanmu, tapi bukan berarti aku sudah tak memiliki rasa, hanya saja aku ingin memberi ruang agar kau bisa bebas menentukan. aku tak ingin mengekangmu lebih lama lagi. Jika kau memang milikku, kau pasti akan kembali. Dan ketika saat itu tiba, aku tak akan melepasmu.'' ~ Al-Bara Shandy Yudha '' Karena terbiasa, sedikit demi sedikit kau mulai menjadi bagian dari kisah hidupku. Tapi setelah kisahmu mulai tertuang dalam bab ke 18 hidupku, kenapa kau mulai menghilang, apakah kau akan menjadi kisah yang tidak mempunyai akhir dalam bab ke 18 hidupku?'' NOTE: HANYA SEKEDAR IMAJINASI PENULIS YANG TERTUANG DALAM CERITA YANG BERJUDUL HUG ME.
All Rights Reserved
#490
romancefanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANANTA [COMPLETED]
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • SHELYNA [End]
  • Pangeran Kelas
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • Verronica (COMPLETED)
  • The Loveliest LOVE
  • Unforgettable [Completed]
  • 4A
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]

[FOLLOW AUTHOR,SEBELUM MEMBACA SEBAGAI BENTUK SUPORT KALIAN UNTUK PENULIS DAN CERITA INI] (BELUM REVISI) "Aku sayang kamu tanpa alasan,mencintai kamu adalah keputusan,di cintai oleh mu adalah kebahagiaan.aku tau kamu selalu berusaha buat aku nan,walau banyak luka yang aku dapat,aku gak pernah menyesal,ananta."- Aquenna Adilan Sabil. "Maaf selalu buat lo sakit,quen. Gue emang cowok brengsek yang udah lancang masuk ke kehidupan lo. Tapi demi tuhan aku gak bisa hidup tanpa kamu,Aquenna."- Ananta. ≈≈≈≈≈≈♥≈≈≈≈≈≈≈ Mungkin memang pergi adalah jalan terbaik untuk melupakan,namun jika masih ada kesempatan yang datang,kenapa harus di lewatkan?. Hidup tak se munafik itu untuk mengingkari diri sendiri. Bila ada jalan lurus untuk kembali, kenapa harus memilih yang berkelok untuk lanjut?. Namun pada dasarnya cinta akan kembali menuju jalan takdirnya,dan pada hakikatnya pergi hanyalah jalan terakhir bila tak ada jalan lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines