Antara Lonceng dan Genta Nu Kuea Keerati hidup dalam ketenangan ajaran Buddha, menjunjung nilai kasih sayang, sabar, dan bakti pada keluarga. Baginya, cinta bukanlah hal utama-hingga dia bertemu Lian Kilen Wang, lelaki Kristian yang keras kepala tapi memiliki hati yang tak pernah lelah mengasihi. Pertemuan pertama mereka sederhana, namun penuh makna. Dua dunia yang tak sama perlahan mulai mendekat. Tapi saat cinta tumbuh, perbezaan pun menjadi nyata-antara genta kuil dan lonceng gereja, antara sembah sujud dan doa dalam nama Tuhan. Keluarga, kepercayaan, dan masa depan mereka jadi taruhan. Apakah cinta mampu menyatukan dua jiwa yang tak bersujud ke arah yang sama? Atau mereka harus belajar mencintai... dalam diam dan jarak?
تفاصيل إضافية