LIBERIOSIS

LIBERIOSIS

  • WpView
    Reads 431
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2019
[HIATUS] "Kenapa kau menjauh dan pergi?" Tanyanya dengan nada kesal Aku pun hanya bisa diam "Kenapa diam?!!" Tanyanya lagi "Seharusnya kau tanyakan itu kepada dirimu sendiri." Kataku lalu pergi meninggalakan nya -Dan untuk kesekian kalinya aku hanya bisa pergi untuk menghindari diri dari nya ~Naraya Arjani
All Rights Reserved
#128
putra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • Akhir dari Kita[END]
  • Eliinaa
  • Angkasa (Setulus Cinta Angkasa)
  • ALEAGAS [END]
  • Derai Hujan
  • Andira [End]
  • happy ending  Versi Ku Kapan?.
  • Imaginary Boyfriend
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines