LIBERIOSIS

LIBERIOSIS

  • WpView
    Reads 427
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 25, 2019
[HIATUS] "Kenapa kau menjauh dan pergi?" Tanyanya dengan nada kesal Aku pun hanya bisa diam "Kenapa diam?!!" Tanyanya lagi "Seharusnya kau tanyakan itu kepada dirimu sendiri." Kataku lalu pergi meninggalakan nya -Dan untuk kesekian kalinya aku hanya bisa pergi untuk menghindari diri dari nya ~Naraya Arjani
All Rights Reserved
#7
naraya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • happy ending  Versi Ku Kapan?
  • ALEAGAS [END]
  • Derai Hujan
  • Angkasa (Setulus Cinta Angkasa)
  • Akhir dari Kita[END]
  • coward
  • Andira [End]
  • Imaginary Boyfriend

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines