n u g r a h a

n u g r a h a

  • WpView
    Reads 286
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 31, 2019
[Anthra X Series] "Bulan dan matahari gak akan pernah bisa bersatu, Nug," lirih Nadhya menundukkan pandangannya. "Kenapa bulan sama matahari gak bisa bersatu?" tanya Nugraha mencoba membuat Nadhya menatapnya. "Kalau bulan sama matahari bersatu, maka.." "Maka?" "Bumi hancur, Nug." "Nday lupa, ya? Kalau bulan dan matahari lah yang mengabadikan bumi. Mereka saling melengkapi. Tugas bulan pada malam hari, tugas matahari pada siang hari. Tanpa mereka, bumi gak akan hidup, Nday," "Jadi?" "Bulan dan matahari tidak perlu bersatu untuk jadi indah, Nday. Ngerti?" teenfiction 2019. by : malanatheodore
All Rights Reserved
#6
alfi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tanpa Sinar
  • Forskel (BERAKHIR)
  • SELENOPHILE
  • Obstinate
  • I Love You Ketos (END)
  • When You Come
  • Memories in Moon
  • Because I'm Stupid (End)
  • Epilog Tanpa Prolog

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines