n u g r a h a

n u g r a h a

  • WpView
    LECTURAS 286
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 31, 2019
[Anthra X Series] "Bulan dan matahari gak akan pernah bisa bersatu, Nug," lirih Nadhya menundukkan pandangannya. "Kenapa bulan sama matahari gak bisa bersatu?" tanya Nugraha mencoba membuat Nadhya menatapnya. "Kalau bulan sama matahari bersatu, maka.." "Maka?" "Bumi hancur, Nug." "Nday lupa, ya? Kalau bulan dan matahari lah yang mengabadikan bumi. Mereka saling melengkapi. Tugas bulan pada malam hari, tugas matahari pada siang hari. Tanpa mereka, bumi gak akan hidup, Nday," "Jadi?" "Bulan dan matahari tidak perlu bersatu untuk jadi indah, Nday. Ngerti?" teenfiction 2019. by : malanatheodore
Todos los derechos reservados
#14
zaki
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Obstinate
  • Kahfi dan Yumna 2
  •  AntaRiksa
  • ITS NOT SAME ANYMORE (END)
  • Memories in Moon
  • Forskel (BERAKHIR)
  • When You Come
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Because I'm Stupid (End)
  • Bulan Matahari

"Bagaimana rasanya luka?" -Sean Alzegaf Di dunia, dimana segala hal terjadi, di mana kamu bisa menjadi apapun. Sean Alzegaf tumbuh sekeras batu, merundung dan berlaku sesukanya. Ia tumbuh menjadi laki-laki paling menakutkan bagi orang sekitarnya. Agar bisa merasakan luka. sebab luka adalah hal yang paling ia inginkan. dibandingkan hidup sebagai orang tersayang. Sepanjang hidup ia bertanya-tanya, bagaimana rasanya luka? sementara Aretha Prameswari, masih melangkah, menjejaki satu per satu luka demi menemukan arti bahagia sesungguhnya. Tak bisa dipungkiri, hidup bergelimang harta bukanlah yang ia ingini. Dengan cara apapun ia berlaku sesuka hati. Dua dunia yang terluka. Dua individu yang penuh luka. Kini harus saling berhadapan untuk menemukan siapa mereka sebenarnya. Namun, satu hal yang mereka lupakan, bahwa dunia tidak bekerja sesuai keinginan mereka. ©Copyright Arinakhai 2024 Picture cover by Kimell Kiaya

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido