For Anyone

For Anyone

  • WpView
    Reads 720
  • WpVote
    Votes 318
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 12, 2019
Bagiku Dara. Kau tahu? Aku menunggu begitu lamanya tanpa tahu akan berakhir seperti ini. Aku selalu menjaga hati ini agar tak ada nama yang lain untuk menggantikan posisimu disitu. Aku hanya ingin membuatmu menoleh padaku sedikit saja, walau sebentar. Dan aku pernah merasakan bahagia bersamaan dengan datangnya sakit bagai jarum yang menusuk hatiku. Aku sadar bahwa waktuku dengan kamu hanyalah untuk menunda sebuah perpisahan, dan diwaktu yang sama pula aku juga menyesal telah menyia-nyiakan satu hati lelaki yang lebih menerimaku apa adanya dari pada dirimu. Kini dia pergi membawa sejuta luka dan meninggalkan aku sendiri, akankah dia kembali dan melihatku yang juga menunggunya segenap hati? Bagiku Kenan. Hanya sebuah pertemuan singkat denganmu, mengapa jantung ini begitu bergetar didekatmu? Mencoba segala cara hanya untuk mendapat perhatianmu tidaklah mudah, apalagi setelah tahu bahwa tidak ada kesempatan untukku menempati hatimu. Kapan kata teman yang selalu kamu ucapkan menjadi lebih dari kata itu sendiri? Aku berjuang membawa luka dan kecewa yang selalu bertabrakan dihatiku, dan mencoba menutupinya dengan sebuah senyuman. Tapi ketika semua ada pada batasnya, aku memilih menyerah saat melihat kamu telah bahagia bersamanya. Aku pernah bilang bahwa 'semua yang membuat kamu bahagia akan aku lakukan, sekalipun harus menembus ruang lara yang menyesakkan', dan mungkin sekarang waktu yang tepat agar aku membuktikan kesungguhan padamu. Berlari membawa sejuta luka dan kecewa, semoga apa yang kulakukan mendapatkan sebuah hasil yang berharga sebagai gantinya. March 25, 2019.
All Rights Reserved
#644
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • BESITE ; [Bbh×pcy]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Back To Change i'm aletha now ! #wattys2018
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Where The Feelings
  • Full Of Scratches
  • Secret Admirer (Tamat)
  • Kamu [SELESAI]✔

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines