We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PERFECT LOYALTY

PERFECT LOYALTY

  • WpView
    Reads 631
  • WpVote
    Votes 358
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tuhan itu adil, menciptakan sesuatu dengan berpasang-pasangan. Seperti ada langit dan bumi, ada siang dan malam, ada matahari dan bulan, termasuk juga ada aku dan kamu Tuhan juga adil dalam menciptakan hati, hati diciptakan tuhan agar terciptanya cinta. Mungkin cinta itu hadir karena sengaja.. atau ketidaksengajaan. Mungkin sudah berawal dari cinta, atau berawal dari kebencian. Pernah dengar kata orang? "cinta bisa menjadi benci" atau sebaliknya "benci bisa menjadi cinta"? Nah, perihal cinta juga memang sudah diatur oleh sang waktu, dan terkadang sulit dimengerti, bahkan oleh diri sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu, cinta itu akan tumbuh walaupun berawal dari ketidaksengajaan dan benci.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintai Nania
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • True Love [Completed✔]
  • Agamaku & Agamamu (Writer Septi Wulansari)
  • My Lalalalisa (REVISI)
  • Jarak Dan Waktu (TERBIT)
  • Dua Kalimat Syahadat (Revisi)
  • Is There Hope [Completed]
  • Hati Yang Separuh Utuh
  • Aku Kamu Dan Dia

Warning! Adult content, 21+. Some scenes and languages might not be suitable for below 21. Silahkan membaca Trial&Error dulu sebelum membaca cerita ini. Dewa : Nania.. cinta aku ke kamu itu,nyata. Cinta aku ke kamu itu, ada. I love you with all my heart. Hanya saja, takdir berkata lain, kita terlahir berbeda, dan selamanya berbeda. I love you now and forever, my love. Bobby : Nania, Nia, sayang, Baby, gadis kecilku. It supposed to be fun...only. sampai akhirnya semua diantara kita, aku ke kamu, berubah menjadi cinta, di saat yang salah. I wish I could have more time. Abram : Nania.. kenapa harus kamu yang muncul dihadapanku? Kenapa kamu menjadi sandaran ternyamanku? Kenapa harus kamu yang menjadi pendengar setiaku? Dan kenapa keberanian itu harus selalu kalah dengan suara - suara nista ditelingaku? Andra : Nania..Nana..Ngil. Berapa banyak lagi panggilan spesial yang aku kasih ke kamu? perempuan yang anehnya gak pernah bikin aku merasa jengah walau kamu udah bertingkah kayak gimanapun? Perempuan yang selalu bikin aku was - was. Perempuan yang bikin seorang Andra gak seperti seorang Andra. maafin aku, kalau selama bertahun - tahun aku terlambat menyadari bentuk rasa ini apa. Semoga semuanya belum terlamabat waktu aku menyadarinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines