My Love is Berandal

My Love is Berandal

  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 25, 2019
Nama ku Sela, aku hidup sendirian sejak aku memasuki bangku SMP di karenakan keluargaku pergi meninggalkan aku dengan sejumlah uang. Aku gak heran sih mengingat apa posisiku di keluarga dan betapa tak penting dan tak berharga aku di dalamnya. Aku tak berputus asa karna ingin mengejar impianku, aku pun menetap di rumah sederhana itu, berhenti bekerja dan mulai berhemat dalam menggunakan uang sisa karna aku tak bisa bekerja jika sekarang mengingat aku yang sudah kelas 3 SMP. Hari-hari kujalani dengan belajar dan melakukan kegiatan2 lain. Sedih dan kecewa yg kurasa kusampingkan terlebih dahulu, setiap hari aku mensugesti diriku bahwa aku kuat! Kuat dalam menjalani semuanya sendiri. Ujian-ujian itu sudah ku selesaikan, entah untuk hasilnya setidaknya aku sudah berusaha semampuku. Liburan tiba, temanku mengajak aku ikut berlibur dengan nya tapi ku tolak. Hey, aku harus bekerja keras di liburan ini untuk biaya ku masuk SMA. Dan inilah kehidupan SMA ku..
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AKHIR (tak) BAHAGIA
  •   TUNGGU PERUBAHAN DARI DIRI KU [completed]
  • Hidden love At School
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • 3 Warna [Drop]
  • RIFKY
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Just Friends✔

tak kusangka kisah kita sesingkat ini Lio menuju 6 bulan saja tidak sempat, saat kita jalan dan duduk diatas motor itu kita pikir kita akan selamanya ya? kemana janji kita yang harus saling menahan buat ga selesai? dan gimana wishlist kita yang sampai detik ini masih kusimpan rapih di notes ponsel ku.. Lio, namamu msih tertulis jelas di kepala ku dengan semua kenangan yang kita lalui satu persatu kemarin.. setiap aku beranjak dari tempat tidurku, selalu.. nama mu yang muncul lebih dulu dikepala ku. Entah li, entah sampai kapan aku melalui ini tapi yang pasti aku tak ingin secepat itu untuk usai. Cover : Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido