Penumpang Terakhir

Penumpang Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 581
  • WpVote
    Votos 33
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 2, 2019
... Semenjak langkah pertama memasuki bis itu hawa dingin langsung menyergap menusuk kulit. Bis itu sudah renta, interiornya lebih mirip bis akhir 70 an. Hanya ada beberapa penumpang di dalamnya. Aku melihat wajah wajah penumpang yang acuh, dingin dan pucat. ... Update setiap Malam Jumat.
Todos los derechos reservados
#360
truestory
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Is Died
  • TEAM SEVEN (COMPLETED)
  • My Lovely Ghost | SELESAI
  • Siapakah Orang Selanjutnya? [SELESAI]
  • Indigo Bobrok 2 [END]
  • Happiness in You
  • くも の せかい Dunia Kabut
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Merah : Kursi Belakang [Tamat]
  • Gentayangan di Kereta Terakhir
Is Died

Kaki berlumuran darah menjuntai ke bawah. Aku tahu persis, kalau kaki itu tepat menginjak wajahku. Kudongakkan kepala, dan kuratapi seorang wanita tengah terseringai bengis. Tuhan, rambut wanita itu tersangkut di kipas angin. Genangan merah kental membanjiri lantai. Bau amis darah terasa sangat menyiksa indra penciumanku. Bulu romaku berdiri tak karuan. Yang bisa kulakukan hanyalah, berlindung di balik selimut. Tapi apa yang terjadi, seseorang baru saja memasuki selimut yang sama dengaku. Aku yakin kalau orang itu berpostur tubuh sangat kecil. Hal itu bisa kurasakan dari kepalanya yang hanya sampai menyentuh bokongku. Saat itu posisiku lagi berbaring menghadap kanan. Terdapat sosok hantu pria yang bersemayam di toilet perempuan. Ah entahlah, hantu pria itu lebih cocok disebut hantu mesum. Si Hantu Mesum memiliki gigi ompong dan tonggos, serta badannya yang kerdil seperti anak SD kelas 6. Kurasa dia mati karena di-bully. Fiuh ... kasus kematian yang persis seperti film horror. Seorang gadis menyapaku dengan ramah. Dia berkulit pucat dengan noda darah di leher. Luka sayat di lehernya membuat gadis itu kesulitan berbicara. Hantu yang cantik menurutku, dia memiliki bola mata berwarna biru, dan rambut panjang bergelombang. Sayang jika harus mengatakan kalau dia sudah mati. Satu di antara hantu-hantu itu berhasil ke alam baka karena bantuanku. Tapi tidak dengan hantu yang ini. Aku tidak mau mengantarnya ke alam baka, aku benci kalau dia bertemu Tuhan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido