Boyfriend
  • WpView
    Reads 708
  • WpVote
    Votes 480
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Perkenalkan nama saya Vania Anatasya❤ , Anak dari pasangan Suami istri yang bernama Wira wijaya & Suci Anatasya , Saya anak ke-3 dari 4 bersaudara. Ayah saya adalah Seorang TNI dan Ibu saya adalah Seorang Dokter. Saya mempunyai 2 kakak bernama Ammar Wijaya dan Tika Anatasya dan seorang adik yang bernama Harun Wijaya.Saya dan kedua kakak saya jarak umurnya tidak jauh beda cuma sekitar 1 tahunan lah😁 . Saya pernah bersekolah di SMAN 1 Cirebon dan pindah ke SMAN 1 jakarta karena ayah saya bertugas dijakarta selama 3 tahun kedepan. Okeee inii sekilas kisah hidup sayaaa. Selanjutnyaa silahkan bacaa cerita ini ya hhe:v
All Rights Reserved
#673
cantik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIGH SCHOOL ( END ).
  • ALVIN (On Going)
  • Sahabat till Jannah
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Episode Dayan
  • Twins ✔
  • Ayesha Transmigration
  • Discarded Miracle~~

Hay!!! Namaku Kamila, lengkapnya Kamila Anastasya Wijaya. Aku lahir di Kota Jakarta,kota metropolitan.Aku hidup dengan keluarga yang sederhana, semuanya serba berkekurangan. Namun kami mencoba untuk tetap mensyukurinya. Ayahku bernama Fiandani Purnama Wijaya,dan kami sering memanggil dia dengan sebutan papa Pian.Namun orang-orang sering memanggilnya bapak Fian. Ibuku bernama Modesta Pertiwi, namun kami sering memanggilnya mama Modesta orang-orang pun sering memanggil ibuku seperti itu. Aku juga memiliki 2 o rang saudara dan saudari kandung, yaitu seorang kakak perempuan bernama Amelia Claudianti Wijaya yang biasa dipanggil Kaka Amel dan adik laki-lakiku bernama Armando Julio Wijaya. Aku sangat bahagia memiliki mereka. Aku bersekolah di SMA Merah Putih, setelah aku lulus dari SMP Pelita Harapan. "Eh,,eh,, loe ngapain,,, awas ya kalo loe macam-macam" aku menjadi sangat ketakutan sembari melangkah mundur. "Udah diam ajah" ketusnya sembari terus membuka kancing kemejanya dan perlahan-lahan berjalan mendekatiku, sehingga aku tak bisa kemana-mana karena tubuhku telah bersandar pada sebuat tembok gerbang sekolah. Aku pun tak mampu berbuat apa-apa. "Eh loe mau ngapain,,, ehh jangan macam-macam ya,, gue teriak ni" ketusku dengan suara yang agak keras sembari menunjuk-nunjuknya dengan mata melotot dan wajah penuh kegelisahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines