PREFERENSI

PREFERENSI

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Pada kebingungan yang entah kemudian berpindah pada harap yang tak layak. Aku mencari jalan menuju arah yang tak lagi ada nama serta bayangmu. Terlalu sulit bagiku, untuk berterus terang dan memaparkan segala kesakitan. Sedang kau terlanjur mengetahui banyak indah dariku" Sejumput pengaduan penuh teka-teki mengundang banyak tanya. Kau semakin membuatku erat pada satu pilihan. Ia sudah terlalu lama menemaniku dan terlanjur membuat banyak cerita bersamaku, sementara kau didatangkan di kehidupanku seolah menjadi penggoda. Di malam penuh kesalahan itu, aku mencoba mengendalikan pemahaman dan hatiku. Aku pergi dan kau menghilang sedang rindu membandal tak paham keadaan. Lalu harap-harap akan temu tercipta, menanti dan mencari sudah kulakukan. Kesalahan yang fatal telah kulakukan. Janjiku untuk tidak melukaimu pun, aku ingkari. Oh, maafkan.
All Rights Reserved
#361
ceritacinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Unspoken Love
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Regrets of Love
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • My Bromance [18+] End
  • Antara Dendam dan Cinta
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines