PREFERENSI

PREFERENSI

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 26, 2019
"Pada kebingungan yang entah kemudian berpindah pada harap yang tak layak. Aku mencari jalan menuju arah yang tak lagi ada nama serta bayangmu. Terlalu sulit bagiku, untuk berterus terang dan memaparkan segala kesakitan. Sedang kau terlanjur mengetahui banyak indah dariku" Sejumput pengaduan penuh teka-teki mengundang banyak tanya. Kau semakin membuatku erat pada satu pilihan. Ia sudah terlalu lama menemaniku dan terlanjur membuat banyak cerita bersamaku, sementara kau didatangkan di kehidupanku seolah menjadi penggoda. Di malam penuh kesalahan itu, aku mencoba mengendalikan pemahaman dan hatiku. Aku pergi dan kau menghilang sedang rindu membandal tak paham keadaan. Lalu harap-harap akan temu tercipta, menanti dan mencari sudah kulakukan. Kesalahan yang fatal telah kulakukan. Janjiku untuk tidak melukaimu pun, aku ingkari. Oh, maafkan.
All Rights Reserved
#373
sabar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Amour [End]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Unspoken Love
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • R A V A N I A  [ SEGERA TERBIT ]
  • Dear Fenly || Un1ty

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines