Exit!

Exit!

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Tagsstory
Kehidupan di Tahun 2045 yang banyak merubah kehidupan seseorang baik secara sosial maupun ekonomi. Bercerita seorang pelajar tahun kedua SMA yang hidup mandiri jauh dari orangtuanya untuk bersekolah, saat itu era teknologi sangatlah canggih. Bahkan hampir semua aspek telah dikuasai oleh teknologi yang super praktis. Suatu ketika, saat ia pulang dari sekolah ia menemukan sebuah toko jadul yang berbeda dibandingkan toko lainnya yang sangat mewah. Ia tertarik dengan perbedaan toko itu dan berencana mendatanginya esok hari. Dan apa yang terjadi saat ia akan mendatangi toko tersebut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Bound Dreams
  • Blue Trapped In BL Novel
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Another [END]
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • Time Loop
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Hijrah Karena Dia: Perjalanan dari Janji ke Cinta yang Lebih Tinggi

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines