I'm Not a Maid

I'm Not a Maid

  • WpView
    Reads 4,130
  • WpVote
    Votes 512
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 23, 2019
#Repost "Aku bukan pembantu", kalimat itu diucapkan dengan penuh sarat akan kepedihan, kesakitan dan penderitaan. Siapa yang tidak terluka jika orang yang kau cintai hanya menganggapmu sebagai pembantu?!. Pengorbanan, penderitaan dan kesakitan yang selama ini tak pernah dihargai. Siapa yang mampu bertahan dalam posisi itu?. Hanya seseorang yang memiliki sejuta ketegaran, mampu bertahan. Seperti Prilly Grasian yang tak pernah lelah menunggu perubahan sang suami. Rela selalu meneteskan air mata untuknya. Menahan semua kesakitan yang terasa atas sikap kasarnya. Karena ia percaya, sebentar lagi. Tunggu saja. Pengorbanannya tak akan berakhir sia - sia. Tangisnya akan diganti dengan senyuman. Tidak ada pengorbanan yang berakhir sia - sia. Sungguh, percayalah padaku. Karena kini aku sudah membuktikannya dikisah hidupku.. Coba buktikanlah dikisah hidup kalian. Air mata dan segala kesakitan akan diganti olehnya dengan sejuta kebahagiaan..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UTOPIS || Anthony Ginting
  • dimana janji tersebut
  • Happy Family [SELESAI]
  • Damn! He's My Husband
  • Stay (Away)
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • The Best My Husband
  • Fragile
  • Run Away (Jakarta)
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)

Memintamu untuk mencintaiku, mungkin hanya khayalan ku saja. Kenyataan kau tak akan pernah menerima hadirku Sama halnya dengan gemerlap bintang Sama pula dengan semburat warna pelangi Segala ciptaan yang indah Mungkin hanya diciptakan untuk ku pandang Dan bukan ku miliki Bagaimana rasanya jika kalian menikah dengan orang yang kalian idolakan ? Bagaimana rasanya tiap kau terbangun di pagi hari, kau akan dihadapkan dengan mata indah milik suamimu yang sejak dulu kau kagumi ? Pasti menyenangkan, kau bahkan nyaris tak pernah memimpikannya apalagi mengharapkan jadi Nyata. Percayalah kehidupan bahagia itu hanya utopis atau biasa kalian katakan sebagai khayalan. Pria yang selalu ku dambakan menjadi pendampingku yang akan gantikan ayah untuk menjagaku, nyatanya justru menghancurkan semua mimpiku perihal pernikahan. Setiap hari ku kini seolah menjadi tabungan derita dan air mata. Dia tak pernah mencintaiku, dia tak pernah mengharapkan aku, bahkan dia dengan tega membiarkan calon buah hatinya yang nyaris saja mati. Penderitaan itu kian bertambah dengan hadirnya seorang pria yang mengaku sebagai sahabat baik suamiku, dia baik, dia sangat baik. Tapi kehadirannya Justru menambah luka yang parah bagiku. Dia suamiku Anthony Ginting menuduhku dengan tuduhan yang bahkan tak pernah aku lakukan. Mampukah aku menjalani semua ini kedepannya ? Sanggupkah aku bertahan dengan pernikahan tanpa bahagia ini ? Apapun itu biarkan sang waktu yang menjawab

More details
WpActionLinkContent Guidelines