Story cover for BILQIS by TriNovitasari0
BILQIS
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Mar 26, 2019
"Gue sayang lu, Bil."

"Lah terus? Gue harus bilang wow gitu?"

"Nggak, tapi lu harus jadi pacar gue."

Muhammad Gio Saputra. Cowo ganteng, baik, pintar, di sekolah yang menyatakan perasaannya pada Putri Bilqis. Gadis tomboy, ceroboh, blak-blakan nama nya. Akankah Bilqis menerima Gio untuk menjadi pacarnya?

© Novita18.
Selamat membaca, jika suka tolong beri vote dan komen dilapak aku.
All Rights Reserved
Sign up to add BILQIS to your library and receive updates
or
#45fiksiremja
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Sepasang Sepatu #End cover
DOUBLE SARA cover
Enchanted ✔️ cover
RYN & RIRI cover
From Roommate to Soulmate ✔️  cover
Changes (END)  cover
Cuman Temen? cover
GIOVAN [PROSES TERBIT] cover

Sepasang Sepatu #End

62 parts Complete

Cinta yang timbul di tengah sebuah persahabatan memang rumit dan tidak diharapkan kedatangannya. Tapi apakah kita bisa mengontrol hadirnya rasa itu? Mungkin malah kita tidak menyadari rasa itu muncul di hati kita. Itulah yang terjadi pada Geo dan Ana. Dua sahabat yang sudah bersama sejak kecil. Mereka layaknya dua perangko yang saling menempel, susah dilepaskan. Kira kira begitulah yang orang bilang. Tapi siapa sangka, seseorang dari masa lalu Geo mampu memisahkan keduanya. Ditambah lagi kedatangan orang baru yang memperumit keadaan. Bersamaan dengan itu, keduanya menyadari ada rasa lain di hati mereka. Rasa yang lebih dari sahabat. Namun keadaan memaksa mereka menolak rasa itu. Membesarkan ego dan membuat semuanya semakin kacau. Akankah kekacauan yang mereka buat dapat terselesaikan? apakah mereka akan berakhir sebagai sepasang kekasih? ataukah tetap sebagai sahabat? Atau malah sebagai dua orang asing yang seakan tidak pernah saling kenal? ⛸️⛸️⛸️ "Kita itu layaknya sepasang sepatu, selalu bersama namun tak akan pernah bisa bersatu." -Rehana Davira Sevio-