Story cover for Badboy Struggle by A_andriyani
Badboy Struggle
  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 27, 2019
***

"Oke gue ngaku," Davin menghela nafas kalut. Tak ada pilihan lain. "Gue...suka sama lo. Gue--"

Kalimat mendadak terpotong dengan tawa keras Adara. "Apaan sih, lo!? Enggak jelas banget, gila!" ucap Adara di sela sela tawanya. Gue udah punya pacar, oke? lagian, cowok kayak lo mana gue mau?" sambungnya dengan intonasi merendahkan.

" Ya terserah. Mau lo udah punya pacar atau masih cari pacar, yang pasti gue bisa yakinin lo satu hal. Apa yang gue mau bakal gue perjuangin sampai dapet."

"Heh, jelek, jangan coba coba ngerusak hubungan gue, ya, lo! Awas aja!" Adara membentak Davin, Davin paham dengan maksut kalimat yang barusan Adara lontarkan. Namun, untuk kali kedua ini, reaksi yang Davin tunjukkan hanya terkekeh singkat sebelum beranjak pergi.







Jangan lupa vote and comment yaaa....❤️❤️❤️

Maap ya kalau typo bertebaran soalnya ini cerita pertamaku teman...hehe
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Badboy Struggle a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Penantian cover
Converge With You [On Going] cover
Alisa's Story  cover
Angel To Raya (END) cover
BABAK TERAKHIR cover
coward cover
DUTRA AZALEA (COMPLETED) cover
Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT) cover
Misi Kalisa (End) cover
Step Backward  cover

Penantian

21 partes Concluida

Kisah cinta di masa SMA ketika seorang gadis yang dipertemukan dengan anak laki-laki yang mampu membuatnya jatuh hati. Entah karena apa, ia begitu mudah menjatuhkan hatinya kepada laki-laki itu walaupun ia harus memendam perasaannya. "Oh oke. Sebelumnya gue mau tanya boleh?" "Boleh." "Kenapa lo kalau ngomong sama gue gak berani natap gue? Emang gue jelek ya? Atau lo kesel sama gue?" "Ha? Enggak. Biasa aja," "Oh ya?" "I-iya." "Oke. Kalau gitu lo tatap gue selama lima detik." "Buat apa?" "Buat buktiin lo kesel sama gue apa enggak." "Gue gak kesel sama lo Dev. Mending lo ke kantin aja." "Tuh kan lo kesel sama gue." "Enggak Dev." "Yaudah kita tatap-tatapan." "Oke." "Oke. Udah lima detik. Lo biasa aja, gue ke kantin dulu kalau gitu." (Belum Revisi)