We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Badboy Struggle

Badboy Struggle

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
*** "Oke gue ngaku," Davin menghela nafas kalut. Tak ada pilihan lain. "Gue...suka sama lo. Gue--" Kalimat mendadak terpotong dengan tawa keras Adara. "Apaan sih, lo!? Enggak jelas banget, gila!" ucap Adara di sela sela tawanya. Gue udah punya pacar, oke? lagian, cowok kayak lo mana gue mau?" sambungnya dengan intonasi merendahkan. " Ya terserah. Mau lo udah punya pacar atau masih cari pacar, yang pasti gue bisa yakinin lo satu hal. Apa yang gue mau bakal gue perjuangin sampai dapet." "Heh, jelek, jangan coba coba ngerusak hubungan gue, ya, lo! Awas aja!" Adara membentak Davin, Davin paham dengan maksut kalimat yang barusan Adara lontarkan. Namun, untuk kali kedua ini, reaksi yang Davin tunjukkan hanya terkekeh singkat sebelum beranjak pergi. Jangan lupa vote and comment yaaa....❤️❤️❤️ Maap ya kalau typo bertebaran soalnya ini cerita pertamaku teman...hehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
  • Disguise... [END]
  • SYAKIRA how are you?
  • coward
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Davin
  • Asing kembali Asing🌜🌚

Cape ga sih nunggu seseorang buat peka dan membalas perasaan kita? Ya begitulah yang aku rasakan saat ini, menunggu tanpa ada nya kepastian, berharap tanpa tahu apa hasil dari yang kita harapkan. "Kamu tau kan kalau aku itu cinta sama kamu" ucap Andira kecewa matanya mulai berkaca-kaca. "Ya aku tahu itu, tapi bisa gak sih kamu bersikap dewasa?" Balas Dimas dengan cuek. "Kurang dewasa apa sih aku ini? Aku selalu salah dimata kamu" ucap Dira kecewa. "Kamu harusnya sadar dong. Kamu tuh egois memikirkan perasaan kamu sendiri" Bentak Dimas. "Jadi ini caramu untuk membalas cintaku?" Ucap Andira menangis. "Aku cuma mau kamu kasih aku waktu buat ini, semuanya butuh proses" Jawab Dimas dengan menghela nafas. "Harus sampai kapan aku terus menunggu kamu?" . "Ya sampai aku ada perasaan yang sama kaya kamu". "Tapi kapan?". "Sampai aku benar-benar yakin sama kamu bahwa kamu adalah seseorang yang aku pilih karena hati bukan karena nafsu sesaat". "Kalau itu mau kamu, oke aku bakal nunggu kamu. Tapi tak selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines