Masa putih biru, masa transisi yang sangat berat, dimana aku tengah mengalami beberapa konflik kecil maupun besar, kadang kadang emosional pun tidak stabil, namun masa ini sangat indah, tak banyak berakhir menyedihkan, kenangan pahit manisnya hidup mulai terukir, disinilah aku akan mencari jati diri sebenarnya.
Remaja, saat ini lah yang aku rasakan, perubahan fisik maupun lingkungan telah terjadi, banyak yang menyia-yiakan indahnya Remaja, padahal disaat sekarang, kita harus berjuang menghadapi pelajaran, tak hanya itu banyak yang harus kita jalani hingga kesuksesan tercapai, waktu demi waktu berlalu, hari demi hari telah terlewat setahun, dua tahun, hingga lulus gunakanlah masa ini dengan bermanfaat.
#putihbiru = 9 [05-05-2020]
#mygirl = 14 [07-05-2020]
Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta.
Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya.
Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya.
[ Written in 2024 ]