TERDERA
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2019
Saat itu udara tidak bersahabat. Seharian hujan turun sehingga aku enggan untuk berangkat sekolah. Karena desakan mamie,akhirnya aku berangkat juga.Tiba di depan gerbang ternyata dia berdampingan dengan wanita yang sangat aku benci.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • nostalgia SMA kita
  • True love At school
  • my story
  • Maaf Dira
  •  Claudia
  • Gendut!! Gue cinta sama lo
  • "Ketua Osis Terkutuk"
  • Be Mine [COMPLETED]
  • who do i love ?
  • Tentang Rasa (TAMAT)

"kringggggg...."dering bel pulang sekolah sudah berbunyi... "baiklah anak anak...besok sebelum jam pelajaran ibu dimulai,tugas hari ini harus selesai dan ditumpuk di meja ibu ya..ibu tidak mau pagi pagi banyak anak yang mengerjakan tugas di sekolah"begitulah kalimat yang terucap dari bibir guru matematika ku bu qorina.Setelah berdoa lalu guru matematika itu keluar kelas kemudian disusul teman temanku keluar kelas secara berhamburan seperti semut yang keluar dari sangkar nya di tambah lagi murid dari kelas lain yang sudah tdk sabar untuk segera pulang. kebiasaanku tidak seperti mereka yang seakan lomba untuk keluar kelas menuju parkiran duluan...aku santai dulu dan menunggu keadaan agak sepi baru aku beranjak dari kursi ku lalu keluar kelas dan menuju keluar sekolah oya,aku adalah murid baru kelas X(10) di SMAN cukup ternama di kotaku,aku belum begitu punya banyak kenalan atau teman karna memang aku sendiri agak susah untuk berbaur dengan yang lainya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines